3.091 Pegawai BP Batam Mendapat Vaksinasi AstraZeneca 

0
383

KEPRI, (media24jam.com) – Tim medis yang terdiri dari dokter dan perawat Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam mengelar vaksinasi lanjutan dilingkungan gedung Badan Pengusahaan Batam (BP Batam). Sebelumnya, pada awal Maret lalu, tim RSBP juga telah melakukan vaksinasi Covid-19 terhadap pejabat tingkat 1 hingga 4 BP Batam.

Vaksinasi lanjutan kali ini di khususkan bagi para pegawai BP Batam, dan mulai dilaksanakan pada hari ini, Kamis (1/4/3/2021), yang dipusatkan di Marketing Center BP Batam, di Batam Center.

Kepala Seksi Pengembangan Layanan Medik RSBP Batam, Maisharah, mengatakan kegiatan vaksinasi Covid-19 pegawai di lingkungan BP Batam dilaksanakan secara bertahap selama dua belas hari.

“Sesuai koordinasi dengan Biro SDMO BP Batam, kami akan melakukan vaksinasi kepada pegawai kurang lebih 3.091 pegawai BP Batam. Jadwalnya sudah diatur per harinya. Untuk jenis vaksinnya sendiri, kami menggunakan Vaksin AstraZeneca,” kata Maisharah.

Dia menjelaskan, bagi pegawai yang sudah terdaftar, akan melakukan tahap registrasi yang nantinya di-input ke aplikasi P-care milik BPJS Kesehatan.

Setelahnya, pegawai akan melakukan proses screening, yaitu mengukur tekanan darah, suhu tubuh, serta konsultasi adanya riwayat penyakit tertentu yang diderita oleh pegawai yang memiliki kontra indikasi terhadap vaksin tersebut.

“Bila lolos screening, maka bisa dilanjutkan ke tahap vaksinasi dengan dosis vaksin sekitar 0,5 cc yang disuntikkan pada bahu kiri. Pegawai yang telah divaksin akan menjalankan proses observasi kira-kira selama 30 menit, untuk melihat apakah pegawai mengalami kondisi pascavaksin, seperti alergi akibat pemberian vaksin,” jelas Maisharah.

Kegiatan vaksinasi ini dilakukan oleh tenaga kesehatan, yang terdiri dari dokter beserta perawat RSBP Batam.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, beberapa waktu lalu mengatakan, melalui vaksinasi, dapat menjadi momentum keberhasilan penanganan Covid-19 dan membangkitkan perekonomian Kota Batam. Ia juga mengingatkan agar setelah divaksin tetap harus menjaga protokol kesehatan.

“Setelah divaksin bukan berarti kita boleh bergerak bebas, kita tetap harus disiplin mengikuti protokol Kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah pusat,” kata Muhammad Rudi, saat itu. (handreass/rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here