7 IMB Diterbitkan Oknum Kabid BPM-PTSP Batam Ternyata Titipan Oknum Pejabat

0
2320

KEPRI, (media24jam.com) – Warga RT 02/ RW 06 komplek perumahan Marina Park kota Batam kaget dengan adanya 7 dokumen Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang diterbitkan oknum Kabid BPM-PTSP pemko Batam. Etikanya, sebelum penerbitan 7 dokumen IMB lazimnya dilakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat agar proses pembangunan bangunan mewah berlantai dua itu tidak meresahkan warga setempat.

Hasil Investigasi media24jam.com terkait proses penerbitan 7 dokumen IMB yang diterbitkan tanpa etika tersebut, media ini telah mengorek keterangan dari Ketua RT 02/ RW 06 komplek perumahan Marina Park, M.Siregar. Ia pernah mempertanyakan proses pengeluaran IMB bagunan itu ke pihak Kelurahan Batu Selicin selaku kantor administrasi tempat bagunan tersebut berada. Namun keterangan pihak kelurahan juga tidak mengetahui dan memiliki berkas laporan terkait 7 dokumen IMB yang dikeluarkan kantor PTSP.

Pihak kelurahan sekitar dua pekan yang lalu mengundang Ketua RT 02, M Siregar, dan pemilik bangunan. Tujuannya untuk meluruskan persoalan proses pengurusan 7 dokumen IMB yang dikeluarkan BPM-PTSP. Pada pertemuan itu dipimpin Lurah Batu Selicin, Rio Setiawan SE, yang mencoba meminta penjelasan dari pemilik bangunan terkait proses awal pengurusan IMB.

“Tolong bapak jelaskan awal proses pengurusan IMB ini. Soalnya saya mantan orang perizinan. Jadi saya agak paham seperti apa prosesnya. Apakah sebelumnya sudah koordinasi dengan warga atau RT setempat ?,” tanya Rio kepada pemilik bangunan.

Namun jawaban pemilik bangunan membuat kaget pihak lurah dan ketua RT 02. Sambil meyodorkan 7 dokumen IMB milliknya, pemilik bangunan mengaku proses pengurusan dokumen ini memakai jasa orang lain. Iapun memperkenalkan seorang pemuda berbadan bongsor. Pemuda inilah yang melakukan pengurusan 7 dokumen IMB di kantor PTSP.

Dihimpun media, dari keterangan pemuda ini, untuk proses pengurusan dokumen di BPM-PTSP ia tidak melakukannya sendiri. Ia memakai jasa seorang oknum pejabat Pemko Batam berinisial, RP, yang menjabat sebagai Kabid Ortla. Oknum pejabat inilah yang dipakai sebagai penghubung ke oknum, TN, Kabid IMB kantor PTSP. Selanjutnya penerbitan 7 dokumen IMB itupun berjalan dengan mulus. Dengan sedikit arogan pemuda ini juga mengaku sebagai adik kandung dari oknum pejabat, RP.

Usai pertemuan tersebut, pihak kelurahan mengaku tidak dapat berbuat apa-apa dengan adanya 7 dokumen IMB yang di terbitkan oknum, TN, selaku Kabid IMB di kantor PTSP. Benarkah ada biaya besar pada penerbitan 7 dokumen IMB tersebut ?.

Menurut ketua RT 02, M Siregar, mengatakan biasanya sebelum melakukan pembangunan suatu pembangunan, lazimnya Si pemilik bangunan melapor terlebih dulu ke pihak RT/RW atau warga setempat. Ha ini agar warga mengetahui pembangunan apa yang akan dibangun si pemillik. Apakah bangun hotel atau lainnya, hingga kini warga tidak mengetahui bangunan apa yang sedang dibangun mereka. Adanya proses pembangunan bangunan itu kini sangat meresahkan warga setempat.

Sesuai Undang Undang Nomor 34 Tahun 2001 tentang Pajak dan Retribusi Daerah. Mereka seharusnya memberi surat pemberitahuan kepada tetangga sekitar yang di ditembuskan kepada pengurus Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) dilampiri surat jaminan kesanggupan penanggulangan dampak. (khusus untuk bangunan posisi berhimpit dengan batas persil). Surat pemberitahuan ini salah satu poin dalam persyaratan penerbitan IMB yang dikeluarkan oleh kantor BPM-PTSP.

Saat di konfirmasi media24jam.com terkait proses penerbitan 7 dokumen IMB, oknum Kabid IMB BPM-PTSP berinisial, TN, tidak memberi jawaban baik melaui Handphone, SMS, maupun WA. Demikian juga oknum pejabat berinisial, RP, handphone miliknya tidak aktif saat akan di konfirmasi. (handreass)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here