8 Orang Mafia Human Trafiking Ditangkap dan Terancam 10 Tahun Penjara

0
316

Karimun. Media 24jam.Com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karimun berhasil mengungkap kasus kasus perdagangan manusia internasional yang menggunakan wilayah Kabupaten karimun sebagai jalur perjalanannya.

Dalam kasus perdagangan manusai (Human Trafiking) antar negara itu satrekrim polres karimun berhasil mengamankan 8 orang pelaku perdagangan manusia dan puluhan pekerja migran yang akan dikirimkan  ke negara jiran Malaysia.

Hal tersebut di unkapkan Kapolres Karimun AKBP. Tony Pantano, SIK, SH melalui Kasat Reskrim Polres Karimun AKP. Arsyad Riandi saat konfrensi Pers yang di gelar di ruang Rupatama Mapolres Karimun.

“8 orang tersangka yang berhasil di amankan oleh Satreskrim Polres Karimun berinisial ZA, MA, S, SH, HGF, P, HS, dan SM yang berperan sebagai calo dan pelaku utama.” Ungkap AKP,. Arsyad Rian

“Selain 8 orang pelaku perdagangan Manusia, polisi juga berhasil mengamankan 23 orang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan siap untuk di berangkatkan ke Negara Malaysia secara Ilegal dari berbagai daerah di indonesia seperti asal dari daerah Banten, Lombok, Sumbawa, Lampung dan lain lain.” Tambahnya.

“Untuk melancarkan perjalannya, para korban PMI harus merogoh kocek sebesar 6 hinggah 9 juta rupiah per orang untuk di berangkatkan ke Negara tetangga Malaysia melalui perairan Karimun.” Tambah Kasat Reskrim lagi

Dari hasil penyelidikan awal yang dilakukan terungkap bahwa pelaku utama Za telah berkali kali melakukan kegiatan penyeludupan PMI ke Negara Malaysia dan pelaku pernah bekerja di Malaysia sehingga Ia (Za – red) mengetahui titik titik mana yang aman untuk melakukan dropan para PMI ini di daerah Malaysia dan Za pun sudah memiliki jaringan di Malaysia.

Untuk mempertanggung jawabkan hasil perbuatannya, tersangka dikenakan dengan pasal 81 UU 18 / 2017 tentang perlindungan Pekerja Migran Indonesia dengan ancaman hukuman penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak sebesar 15 Milyar Rupiah. (J766hi/FJ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here