SALAH SATU ICON PARIWISATA di MEDAN (MASJID RAYA)

MEDAN, (media24jam.com) – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sumut, Dr.Ir Hj Wan Hidayati MSi, bekerjasama dengan kementerian pariwisata untuk mendatangkan travel agent dari Korea yang dimulai, Kamis, (11-12/4/2019) yang di fasilitasi untuk melihat kawasan wisata di Provinsi Sumut khususnya Danau Toba.

Mereka akan menyaksikan tempat wisata seperti Danau Toba dan Brastagi, agar wisata di daerah tersebut, dapat lebih mudah dijual.

Nama – nama & tempat pariwisata yang ada di Sumut

“Jadi nggak lama-lama, bekerja sambil berlibur. Hari ini, mereka datang dari Korea ke Kuala Lumpur, dan langsung ke Bandara Kualanamu,” Ujar Kabid Pemasaran Disbudpar Sumut, H Muklis, pada Media 24jam.com Jumat (12/4/2019).

Tujuannya adalah untuk mengenalkan situasi dan tempat – tempat wisata yang ada di Sumut, serta meningkatkan para wisatawan asing, yang selama setahun terakhir ini menurun dan tidak mencapai target yang di tetapkan Gubernur, yang disebabkan akibat pengaruh bencana gempa stunami, banjir dan sebagainya.

“Mereka akan menyaksikan langsung ke lapangan, terutama di kawasan wisata Danau Toba. Dinas Pariwisata Provinsi Sumut akan memfasilitasi travel agent dari korea tersebut ,”jelas Muklis yang mewakili Kepala Dinas kebudayaan dan pariwisata Sumut.

Tak hanya itu, Kata H Muklis pada tanggal 27 April 2019, sampai tanggal 5 Mei 2019, mendatang, travel agent asal Saudi Arabia akan berkunjung ke tiga kawasan wisata Indonesia dengan paket pasar Saudi Arabia, meninjau ke tiga lokasi, yakni paket Malang, Jawa Timur dan Sumut yang dihendle oleh kementerian pariwisata. “Kepala Dinas Pariwisata Provsu, Dr Ir Wan Hidayati MSi, sangat mensuport demi untuk meningkatkan kemajuan wisatawan asing agar datang lagi ke Sumut.

Target kedepan secara Nasional lima ratus ribu wisatawan yang datang, jadi kita harus bersinergi, tidak bisa hanya pemerintah saja yang bekerja, tapi, para akademisi, komunitas, bisnis, dan media, juga sangat berpengaruh, dan harus benar-benar bersinergi sesuai dengan perannya masing-masing agar dapat mendatangkan para wisatawan asing kita lagi, dan tidak takut datang lagi berkunjung, tujuannya agar terus berbondong-bondong berkunjung ketempat wisata kita,” Terangnya.

Secara Nasional untuk tahun lalu sebutnya, wisatawan kita tidak mencapai target, karena adanya pengaruh pemberitaan mengenai situasi bencana gempa dan bencana lainnya yang kurang support mengcounter efeck dari bencana tersebut, pemberitaan bencana juga sangat berpengaruh bagi wisatawan asing.

“Tahun 2018 target tercapai 90 % saja, jadi menurun 10 % secara nasional. itu karena faktor – faktor bencana alam sangat mempengaruhi minat wisatawan asing yang datang,” bebernya.

Tentu dengan keadaan itu, Disbudpar akan mempromosikan keluar obyek wisata keluar. Dengan memperbanyak event – event, promosi dan peran masyarakat untuk menunjang itu.

“Ada beberapa wisatawan asing yang pola perjalanannya berbeda beda, misal, wisatawan asal Saudi Arabia, mereka sangat senang berkunjung satu keluarga, kadang kalau dua istrinya, mereka akan membawa keduanya, karena dana mereka besar, pengeluaran mereka sangat besar untuk berwisata keluar,”jelasnya.

Kabid Pemasaran juga menjelaskan, dalam waktu dekat ini, akhir bulan April tanggal 27-25 akan didatangkan juga agen travel asal Saudi Arabia. “Kita mempromosikan paket wisata kita, ketiga tempat wisata kita, yakni Sumut, Jawa Timur dan Malang, difasilitasi kementrian pariwisata,” Pungkasnya. (ern)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here