KEPRI, (media24jam.com) –Penantian panjang kota Batam menjadi berstatus Ex-Officio akhirnya terjawab. Hari ini, Jumat (27/9/2019), Walikota Batam, HM Rudi SE, telah dilantik untuk memimpin dua lembaga pemerintahan di kota Batam yaitu Pemko dan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Artinya, pulau Batam mulai detik ini resmi dijabat oleh satu kepemimpinan. Dengan adanya pelantikan Kepala Ex-officio ini, otomatis Kepemimpinan Edy Putra Irawady, sebagai kepala BP Batam jabatannya langsung dicopot. Demikian halnya 4 Deputi pembantu, Edy Putra, turut tersingkir dari jabatannya di BP Batam.

Dalam siaran pers tertanggal 27 September 2019, yang dikeluarkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia bernomor: HM.4.6/120/SET.M.EKON.2.3/09/2019.

Disebutkan bahwa, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, selaku Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam telah melantik Walikota Batam, HM Rudi, sebagai Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam), Jumat (27/9) di Jakarta. Selain kepala, turut pula dilantik Wakil kepala dan tiga anggota BP Batam lainya untuk menduduki jabatan strategis.

“Kami selama beberapa waktu lalu telah melakukan proses seleksi untuk mengisi jabatan wakil ketua dan para anggota BP Batam dengan melihat kompetensi kandidat dari sisi integritas, kemampuan teknis, kemampuan manajerial, dan pengalaman kerja para kandidat,” ujar Menko Darmin.

Adapun lima orang yang dilantik untuk mengisi jabatan di BP Batam adalah sebagai berikut: Muhammad Rudi Sebagai Kepala BP Batam, dan wakil kepala dijabat oleh, Purwiyanto. Sedangkan tiga anggota lainnya yang dilantik diantaranya, Wahjoe Triwidijo Koentjoro di Bidang Administrasi dan Keuangan, Sudirman Sa’ad di Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, dan Suhahril Japarin di Bidang Pengusahaan.

Selain itu, untuk memperkuat posisi BP Batam, Kepala sekretariat Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Enoh Suharto Pranoto, juga mendapat mandat sebagai pelaksana tugas anggota bidang kebijakan strategis.

Menteri, Darmin, memaparkan bahwa dewan kawasan KPBPB Batam telah menyiapkan struktur organisasi dan tata kerja BP Batam yang baru.

“Dari yang tadinya ada lima menjadi empat anggota, tapi pembagian tugasnya akan menjadi lebih fokus. Ini sudah disetujui oleh Menpan RB,” kata Darmin.

Dewan kawasan KPBPB Batam juga telah menyetujui usulan dua KEK, yaitu KEK Maintenance, Repair, and Overjaul (MRO) Batam Aero Technic BAT dan KEK Nongsa Digital Park.

Dengan status Batam Ex-Officio ini, Darmin, berkeyakinan kota ini akan menjadi daya tarik investasi yang tinggi. (handreass)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here