KEPRI, (media24jam.com) – Seorang warga Nagoya kota Batam, Apeng, dikabarkan tubuhnya mengalami luka bakar hampir 80 persen. Sekujur tubuhnya melepuh, dan kini tidak sadarkan diri. Yang paling parah luka bakar di bagian kepalanya. Korban kini sedang terbujur dan dalam perawatan intensif dokter rumah sakit.

Kejadian yang dialami korban gegara persoalan hutang piutang. Informasi yang dihimpun media24jam.com dilapangan, terbakarnya korban saat bertemu, Iw, selaku bos Karaoke Hawai di bilangan Nagoya kota Batam, Senin pagi sekitar pukul 10.00 Wib. (2/12/201).

Sumber media ini mengatakan istri korban, Boru Silaban, mengetahui terbakarnya suaminya setelah mendapat kabar dari pihak karaoke Hawai. Pihak keluarga tidak yakin jika korban melakukan tindakan bakar diri. Sebab pada malam sebelumnya antara korban dengan, Iw, bertengkar hebat melalui Hp. Saat itu korban menagih hutang kepada, Iw. Buntut pertengkaran via Hp tersebut, lalu ke esokan paginya korban mendatangi, Iw, di hiburan karaoke Hawai miliknya.

Dengan alasan hutang piutang dan pertengkaran hebat via Hp itulah, sehingga pihak keluarga tidak yakin jika korban nekat melakukan aksi bakar diri.

Konon, hutang piutang antara korban dan, Iw, bermula saat korban bekerja di tempat hiburan karaoke Hawai milik, Iw. Saat itu, Iw, butuh uang besar agar tempat usaha hiburannya tetap berjalan. Entah bagaimana perjanjian hutang piutang antara korban dan, Iw. Jelasnya uang pinjaman sebesar sekitar Rp 700 juta telah didapat dari seorang warga negara Singapura, dan telah habis dipakai, Iw. Sedangkan sebagai jaminan hutang itu adalah korban.

Pihak keluarga hingga kini merasa curiga, korban membakar diri, atau memang sengaja di bakar orang ?. Pihak keluarga berencana akan membuat laporan resmi ke pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini.

Hingga berita ini diturunkan, media ini masih berusaha untuk melakukan konfirmasi kepada, Iw, bos hiburan karaoke Hawai dan pihak keluarga korban terkait kejadian tersebut. (Handreass)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here