SERGAI, (media24jam.com) – Hasil produksi dari PT Aquafarm Nusantara dibawah label Regal Springs Indonesia yakni Ikan Tilapia, di produksi dari Desa Naga Kisar Kec. Pantai Cermin – Sergai dan Semarang (Jateng),kini sudah dapat dinikmati oleh masyarakat dan dijual di super market diseluruh Indonesia.

Penjelasan ini diberikan oleh Joko Suhendro selaku Manager Plan PT. AN dan Manager External Affairs,Kaslan Mulyono disertai Manager Affair PT. AN,Afrizal di Pabrik Pengolahan ikan Tilapia di Desa Naga Kisar,Kamis (5/12/2019) jam 11.00 wib.

“Kita sudah mendorong managemen untuk menjual 25 % dari hasil produksi kepada konsumen dalam negeri,dan mudah – mudahan sudah dilaksanakan. Menurut ahli kesehatan,protein yang dikandung ikan Tilapia tidak kalah dari Daging Sapi,dan harganya juga lebih murah Tilapia,”jelas Joko.

Kemasan dan kualitas yang kita jual didalam negeri,lanjut Manager Plan PT AN ini,sama dengan yang kita ekspor ke Jepang,Spanyol,India dan Thailand.

“Nggak ada bedanya,mungkin cuma packingnya saja yang beda karena lokasi pengiriman beda. Itu khusus dagingnya saja yang dijual dalam kemasan. Terkait bagian kepala ikan,ada yang menyebut ikan Grandong dijual melalui Koperasi Karyawan PT AN,dan penjualnya adalah masyarakat untuk dijajakan kembali. Jadi,hal ini kita lakukan untuk membantu kesejahteraan warga,khusus nya masyarakat di Desa Naga Kisar dan sekitarnya,se tidaknya menambah nilai ekonomi bagi masyarakat,”tutup Joko Suhendro.

Manager External Affairs Regal Springs Indonesia,Kasan Mulyono dan Manager Affairs,Afrizal dalam kesempa tan itu menambahkan,ikan Tilapia ini dibiarkan disini,tapi dibesarkan dikawasan Toba dan Samosir setelah umur dan beratnya sekitar 1,5 Kg/ekor baru dibawa kembali kemari untuk di olah,di pabrik yang sesuai dengan ketentuan,jelas keduanya.

Pada hakikatnya,lanjut Kasan Mulyono bahwa tidak ada satupun bagian dari ikan Tilapia itu yang terbuang.”Bagian kepala dijual untuk dikonsumsi masyarakat,daging juga di ekspor dan dijual didalam negeri,isi perut bisa diolah untuk bahan minyak atau bahan bakar di feedmil dan kulit diekspor ke Jerman,serta sisiknya untuk kosmetik dan lainnya,”pungkas Kaslan. (bet)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here