DELITUA, (media24jam.com) – Di duga hendak melaksanakan shalat dan hendak mengambil air wudhu di kamar mandi di Masjid Ar Rahman, pria paruh baya ditemukan tewas di dalam kamar mandi, Jumat (10/1/2020) jam l 20.30 WIB.

Seorang pria paruh baya ditemukan tak bernyawa di dalam kamar mandi Masjid Ar Rahman, Jumat (10/1/2020) sekira jam 20.30 wib.

Informasi yang diperoleh, bermula korban yang diketahui Datuk Muda Asli Sani (58) warga Jalan Jendral Sudirman Km.3,5, Gang Hamsar Tanjung Balai, menjenguk anaknya yang mengekos di Titikuning Medan.

Di ketahuinya korban tewas, saat warga dan pengurus Masjid usai melaksanakan shalat Isya. Ketika hendak menutup masjid, pengurus dan beberapa orang/warga memeriksa seluruh masjid begitu juga dengan kamar mandi.

Saat di kamar mandi, pengurus melihat dalah satu pintu kamar mandi terkunci dari dalam, sehingga dilakukan pengedoran dari luar. Karena tidak ada jawaban, warga dan pengurus mengambil tangga dan melihat dari atas pintu kamar mandi. Sewaktu diatas tangga warga sontak terkejut melihat sesosok pria paruh baya terlungkup diatas closed tanpa sadarkan diri.

Mengetahui itu itu, warga pun memanggil Kevling dan pihak yang berwajib. Setelah petugas Polsek Delitua tiba di lokasi, petugas dengan disaksikan warga mendobrak pintu kamar mandi dan langsung memeriksa korban. Melihat korban sudah tidak bernafas lagi korban langsung di amankan keatas mobil ambulance dan menuju ke rumah Sakit.

BKM Mesjid Ar Rahman Haji Husen Nasution ketika dikonfirmasi melalui via seluler Sabtu (11/1/2020) pagi mengatakan. “Menurut informasi korban bukan warga sekitar lokasi.

Korban datang kesini sekira jam 17.15 wib, mengunjungi tempat kos anaknya yang berada di Titukuning. Karena mau melaksanakan shalat Ashar, korban datang ke masjid. Namun sampai di kamar mandi korban tidak keluar keluar lagi. Itu semua terekam CCTV Masjid. Dan sebelum masuk kamar mandi, tampak korban memegang dadanya seperti kesakitan. Dan malam itu juga anaknya datang melihat orangtuanya,”jelasnya.

Dari tubuh korban ditemukan barang bukti berupa,satu botol kecil air mineral, satu unit Handphone (HP) Samsung, satu buah buku panduan solat, empat butir obat merek parascetamol.

Kapolsek Delitua AKP Zulkifli Arahap ketika di konfirmasi melalui via WhatsApp, membenarkan peristiwa tersebut. (rus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here