KEPRI, (media24jam.com) – Sekelompok warga kota Batam mendirikan barisan Relawan Tagar 217 Kepri untuk mendukung calon kepala daerah yang pro Usaha Masyarakat Kecil dan Menengah (UMKM). Barisan relawan ini didirikan pada 11 Januari 2020, dan telah terbentuk kepengurusannya pada 2 Februari yang lalu.

Hal itu disampaikan ketua terpilih Relawan Tagar 217 Kepri, Dodi ST, saat dijumpai media24jam.com, Selasa (18/2/2020), di Nagoya kota Batam. Sebelum terpilih menjadi ketua, ia sempat bersaing ketat dengan 2 calon kandidat lainnya.

“Sekitar pertengahan Maret nanti baru kita deklarasikan secara resmi barisan relawan ini,” ujar Dodi ST, didampingi, Ahwa, sebagai wakil ketua Relawan Tagar 217 Kepri. Dia juga mengatakan, para simpatisan relawan ini tidak membedakan etnis, suku dan agama. Artinya, simpatisan relawan ini terbuka untuk umum, dan yang terpenting memiliki kesamaan satu tujuan sesuai dengan visi dan misi yang tertuang dalam AD/ART.

Selain mendulang dukungan masyarakat, tugas relawan Tagar 217 Kepri nanti akan turun langsung ke masyarakat untuk memerangi isu-isu hoax terkait calon kepala daerah yang maju di Pilkada tahun 2020.

“Jadi pergerakan relawan kita sangat terukur dan termonitor untuk memerangi isu hoax. Dan kita juga tidak mau menyerang calon kepala daerah yang tidak kita dukung. Karena kami menilai semua calon kepala daerah yang maju adalah tokoh-tokoh terbaik di Kepri,” tegas Dodi ST.

Dipaparkannya, saat ini Provinsi Kepri membutuhkan pemimpin yang pro Usaha Masyarakat Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

“Dengan adanya kepala daerah yang komit dalam pemberdayakan UMKM, diharapkan menjadi penyemangat masyarakat guna memunculkan usaha – usaha baru sehingga tercipta lapangan kerja yang seluas-luasnya. Hal ini tentunya akan berefek pada kesejahteraan masyarakat dan mengurangi angka pengangguran di Provinsi Kepri,” papar Dodi

Dia juga mengatakan, relawan yang sudah terbentuk ini sudah memiliki jaringan di lima kabupaten dan dua kota se-Provinsi Kepri. Mereka berasal dari kalangan pekerja swasta, pelaku usaha kecil dan menengah serta  pelajar cukup umur. Sedangkan untuk mendukung salah satu calon kepala daerah, hingga saat ini relawan Tagar 217 Kepri belum menyatakan sikap.

“Untuk saat ini kita masih netral. Belum ada mendukung salah satu calon pilkada. Kami masih menunggu calon-calon kepala daerah yang telah sah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum. Setelah itu baru kita menawarkan visi misi kita ke calon kepala daerah. Yang memiliki satu tujuan dengan kita, itu adalah calon yang akan kami dukung,” tegas Dodi ST. (Handreass)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here