KEPRI, (media24jam.com) – Tercatat, tiga warga Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) telah dinyatakan positif terjangkit virus Corona (Covid-19) asal kota Wuhan China. Diantaranya, satu orang berada di kota Tanjungpinang yang berstatus penjual tahu, dan satu orang berada di Kabupaten Karimun dengan status TKI dari Malaysia, serta satu warga lagi adalah seorang wanita tua penduduk kota Batam. Ketiga warga terjangkit virus Corona ini telah di isolasi di RSUD yang ditunjuk oleh masing-masing pemerintah daerah.

Kepala Ex-Officio Kota Batam, HM Rudi SE, dalam keterangan Pers, Kamis (19/3/2020), mengatakan akan menurunkan kekuatan penuh untuk melawan wabah virus Corona di kota ini. Ada 1000 petugas yang turun kelapangan untuk menyisir warga kota Batam secara Dor To Dor. Langkah ini diambil untuk memastikan virus Corona tidak menjadi wabah di masyarakat.

Dia juga menegaskan, telah membentuk Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Batam. Tim ini di ketuai Wakil Walikota Batam, Amsakar Ahcmad, dan sebagai wakilnya dipegang oleh, Wakil BP Batam. Tim ini nantinya akan membentuk Satgas Covid-19 di setiap kelurahan. Satgas ini yang nantinya melibatkan perangkat RT dan RW untuk menyisir warga kota Batam.

Rudi, juga menjelaskan bagi warga yang teridentifikasi Batuk, Flu, sesak nafas dan Peunomia, akan langsung dibawa untuk dikarantina. untuk karantina sementara dipusatkan di asrama Haji. Daya tampung di asrama bisa mencapai 800 orang pasien. Selain itu ada juga rumah atau gedung BP Batam yang kosong juga dijadikan tempat pasien Corona. Untuk soal biaya perobatan pasien semuanya akan ditanggung oleh negara. Penyisiran warga Batam ini direncanakan terlaksana pada Minggu depan.

Terkait semua alat kebutuhan satgas, pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar Rp4 Milyar. Biaya sebesar inipun tidak cukup. Namun pemerintah telah mendapat bantuan donasi dari para pengusaha kota Batam sebesar Rp7 Miliar, biaya ini untuk pengadaan peralatan kebutuhan tim satgas mulai dari masker, alat pendeteksi virus, baju pelindung, dan obat-obatan. Jadi, untuk menyisir warga kota Batam nantinya bakal menghabiskan biaya sebesar Rp15 Miliar untuk kondisi saat ini. (handreass)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here