KEPRI, (media24jam.com) – Ribuan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia terpaksa pulang ke Indonesia. Hal itu disebabkan Malaysia mengeluarkan status Lock Down bagi negara-nya terkait wabah virus Corona (Covid-19).

Sejak, Minggu (22/3/2020), pelabuhan Internasional Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau (Kepri), di penuhi ratusan TKI dari Malaysia. Jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah.

Liputan media24jam.com, Senin (23/3/2020), para TKI yang tiba diperiksa oleh petugas kesehatan. Mereka saat ini ditampung di Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Karimun.

Sementara itu, Wakapolres Kabupaten Karimun, AKP Chaidir SH SIK, telah memerintahkan jajarannya untuk mengawal ketat TKI yang masuk ke Kabupaten Karimun. Hal itu disampaikan saat apell siaga jaga yang ikutin oleh instansi pemerintah. Dia berpesan agar para petugas dilapangan lebih waspada mengawal ratusan TKI dari Malaysia. Chaidir juga menghimbau agar penjagaan di ring 1 agar Lebih diperketat, dan jangan terlalu banyak kegiatan di lokasi GOR.

Terkait kondisi TKI terkini, salah seorang anggota DPRD Kabupaten Karimun, Yusuf Sirat, saat dikonfirmasi media24jam.com mengungkap saat dicek petugas, ada 4 orang TKI yang mengalami demam. Ke-4 TKI itu langsung di bawa ke RSUD.M Sani untuk mendapat tindakan medis.

“Pemerintah akan menangungjawabi seluruh saudara kita ini. Mereka akan mendapat fasilitas kesehatan,” tutup Sirat.

Meski sempat mendapat penolakan masyarakat adanya GOR menjadi tempat penampungan TKI, namun, Azwar, yang berasal dari masyarakat Karang Taruna Darusalam meminta pemerintah memberi masker kepada para TKI yang tiba di Karimun. Menurutnya, hal ini untuk mengurangi rasa kecemasan masyarakat Kabupaten Karimun.

Karang Taruna Darusalam adalah salah satu relawan untuk membantu TNI dan Polri menjaga dan mengawasi gerak gerik para TKI yang ditampung di Gedung Olahraga. (j.silalahi/mf)
Biro: Kabupaten Karimun-Kepri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here