TEKS - Foto bersama para alumni Sekolah Dasar Negeri (SDN) 060863 Angkatan 1986
Petugas dari PMI saat melakukan penyemprotan disinfektan ke ruangan sekolah di SDN 060863 dan SDN 060861 di Jalan Kantor, Kelurahan Pulo Brayan Darat Bengkel Baru, Kecamatan Medan Timur, Minggu (29/3/2020) siang. Disaksikan para alumni, kepala sekolah, siswa/i, Babinsa dan Babinkamtibmas.

MEDAN, (media24jam.com) – Bentuk peduli memutuskan mata rantai penularan virus Covid – 19, Alumni Sekolah Dasar Negeri (SDN) 060863 Angkatan 1986, menggelar bakti sosial (baksos) dengan melakukan penyemprotan disinfektan di sekolah SDN 060863 dan 060861 yang beralamat di Jalan Kantor, Kelurahan Pulo Brayan Darat Bengkel Baru, Kecamatan Medan Timur, Minggu (29/3/2020) pagi. Kegiatan ini bahkan bekerja sama dengan pihak Palang Merah Indonesia (PMI) Sumut yang langsung datang ke sekolah tersebut.

Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Palang Merah Indonesia (PMI) Sumut, Zulkifli MSi mengatakan, meski daya tahan tubuh anak lebih kuat dibanding orang dewasa, namun penularan virus corona (Covid-19) lebih rentan terjadi di ruang lingkup sekolah khususnya di sekolah dasar.

“Maka perlunya pencegahan dini untuk memutus rantai penyebaran virus yang sudah mewabah di seluruh dunia ini,” katanya di sela penyemprotan disinfektan itu.

Menurut Zulkifli yang 3 periode menjabat Sekretaris PMI Sumut ini, meskipun sekolah lagi diliburkan namun penyemprotan disinfektan di areal sekolah dinilai menjadi salah satu cara pemutus rantai penyebaran virus Corona.

“Ya, kita akui banyak yang datang ke PMI untuk melakukan penyemprotan disinfektan ini namun kami selalu selektif memilih mana yang lebih rentan, nah di SD ini walau pun daya tahan anak lebih kuat namun cukup rentan dalam penyebaran virus ini,” tegas Zulkifli juga merupakan alumni di SDN 060863 ini.

Oleh sebab itu, pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan ke sekolah tempat mereka menimba ilmu sewaktu kecil dulu ini.

“Kami juga khawatir akan guru-guru kami di sini makanya penyemprotan disinfektan ini dilakukan untuk kepentingan kita bersama dalam mencegah meluasnya virus corona ini,” tambah Zulkifli lagi.

Sementara, Ketua Alumni SDN 060863 Angkatan 1986, Bayu Anggoro S.Sos yang menjadi inisiator penyemprotan disinfektan ini didampingi Wakil Ketua Habib D. Harahap, Bendahara Jansen Hutagalung mengatakan, kegiatan ini juga dalam rangka bakti sosial pihaknya dalam menjaga sekolah yang dulunya bernama SDN 27 tempat mereka menuntut ilmu dahulu ini.

“Jadi penyemprotan disinfektan sebagai pencegahan penularan Covid-19 ini kita lakukan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Sumut,” jelas Bayu.

Kepala SDN 060863 Fatimah Hanum SPd mengucapkan rasa terima kasihnya kepada alumni yang begitu peduli di tengah wabah virus Corona ini.

“Kami di sekolah ini memiliki 441 siswa dengan 29 guru yang beraktifitas belajar mengajar, maka dengan adanya penyemprotan disinfektan ini cukup bermanfaat bagi kami dalam mencegah wabah Covid-19 ini,” kata Fatimah.

Amatan wartawan, penyemprotan disinfektan itu dilakukan di seluruh kelas termasuk ruang guru dan ruang kepala sekolah, dilakukan dua petugas PMI. Tampak juga hadir Babinsa, Bhabinkamtibmas Polsek Medan Timur, kepling, guru dan sejumlah murid yang hadir. (zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here