KEPRI, (media24jam.com) – Presiden RI, Joko Widodo, melalui Kementrian Sosial menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) di seluruh Indonesia. Termasuk kota Batam Provinsi Kepri yang memiliki 12 kecamatan, turut mendapat kucuran BST untuk warga yang kurang mampu terdampak Covid-19.

Agar penyaluran BST tepat sasaran, DPRD kota Batam melakukan pengawasan dan Sidak di kantor pelayanan pencairan dana BST yang ditunjuk pemerintah pusat, diantaranya Kantor Pos Pusat Batam Center dan Bank BRI. Dalam sidak ini dipimpin langsung Ketua DPRD kota Batam, Nuryanto SH MH. Dan diikuti Ketua Komisi I, Budi Mardianto SE, beserta anggotanya, Utusan Sarumaha SH, Erikson, Jimi Nababan. Selain itu Ketua Komisi I, Ides Madri, dan anggotanya, Tumbur Sihaloho, Kamis (14/6/2020).

Ketua DPRD kota Batam, Nuryanto SH MH, mengatakan dalam teknis penyaluran BST ini harus mengikuti protokol dari pemerintah. Warga diminta memakai masker dan tetap jaga jarak saat datang melakukan pencairan BST. Dan bagi petugas diminta melakukan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Ia juga mengatakan, DPRD kota Batam akan terus mengawasi proses penyaluran BST ini agar tidak terjadi penyimpangan.

Senada hal tersebut, ketua komisi I dan IV setuju jika adanya penambahan petugas dalam proses pencairan BST. Penambahan ini untuk mengantisipasi membludaknya warga yang melakukan pencairan BST.

Kepala Kantor Pos pusat kota Batam, Masni Gardenia Agusta, menyambut baik adanya sidak DPRD kota Batam ini. Dipaparkannya, ada 20.364 warga kota Batam yang akan menerima BST. Jumlah ini akumulasi dari 12 kecamatan di kota Batam. Setiap warga mendapat Rp600 ribu per-kepala Keluarga. Ada tiga tahapan yang dimulai April, Mei dan Juni. Waga di wajibkan membawa KTP dan KK saat melakukan pencairan.

Dia juga mengatakan, untuk warga penerima pertama yaitu kelurahan Suka Jadi dan Sei Panas. Jumlah warga penerima BST sebanyak 521 warga. (handreass).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here