KEPRI, (media24jam.com) – Setelah sukses menyerobot lahan fasum warga seluas 1769.70M2 di RT 04/ RW 09 komplek Happy Garden (Windsord Phase 3) kota Batam, kini PT Putra Jaya Bintan kembali membuat ulah yang sama, dan terjadi di RT 01/ RW 09 komplek Happy Garden. Lahan fasum warga dengan luas sekitar 1.700M3 diserobot paksa dan akan di sulap menjadi bangunan ruko berlantai 3.

Hal itu disampaikan Ketua RT 1, Meltari, yang didampingi Ketua RW 09, Julianto, saat di konfirmasi media24jam.com pada, Rabu (20/5/2020) siang. Adanya penyerobotan lahan fasum ini telah ditolak keras oleh warga RT 01 dan RT 04 komplek Happy Garden. Namun PT PJB telah melakukan pematangan lahan secara ilegal.

“Warga menentang keras lahan fasum-nya dialih fungsikan menjadi pertokoan. Kalau melihat gambarnya, lahan itu akan di bangun gedung pertokoan berlantai 3. Kami tidak tahu apakah IMB-nya sudah keluar. Tetapi kami telah mendapatkan rancangan gambarnya. Kami semua warga RT 01 sangat menolak keras adanya alih fungsi fasum warga,” ujar Ketua RT 01, Meltari.

Hal yang sama juga disampaikan, Julianto, selaku Ketua RW 09 Komplek perumahan Happy Garden. Dijelaskannya, saat ini sudah ada dua fasum diwilayahnya yang akan di alifungsikan menjadi komplek ruko, yaitu di RT 01 dan RT 04. Adanya pengalihfungsian ini sangat meresahkan warganya. Kasus inipun pernah dilaporkan ke komisi I DPRD kota Batam. Namun hingga kini tidak berujung. Kasus ini juga pernah dilaporkan ke BP Batam. Tetapi belakangan di ketahui, diduga kuat malah ada oknum pejabat BP Batam yang ikut bermain dalam memanipulasi legalitas dokumen terkait alih fungsi fasum warga ini.

“Beberapa hari yang lalu saya ada ditemui, Edo, seorang pegawai BP Batam. Dia mempertanyakan soal pendapat warga soal alih fungsi fasum warga RT 04. Lalu saya katakan, warga menolak alih fungsi fasum itu,” ujar, Julianto singkat.

Sementara itu, komisi I DPRD kota Batam sebenarnya telah mengetahui adanya keresahan warga RT 04 dan RT 01 komplek perumahan Happy Garden. Bahkan pihak komisi I terus memonitor perkembangan kasus ini. Anggota Komisi I DPRD kota Batam, Utusan Sarumaha SH, saat dikonfirmasi media ini mengaku siap menindaklanjuti semua laporan warga masyarakat Hapyy Garden. “Nantii kita akan telusuri,” tegas Utusan Sarumaha, kepada media24jam.com (handreass)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here