KARIMUN, (media24jam.com) – Maraknya dugaan penyeludupan bahan kebutuhan pokok seperti sayur, sosis, bawang merah dan bawang putih bahkan bawang Bombay melalui pelabuhan Kolong Kecamatan Karimun Kabupaten Karimun menghawatirkan dan menarik perhatian masyarakat.

Pasalnya, Bahan pokok masuk dari luar Karimun itu diduga tidak dilengkapi dengan dokumen resmi yang diharuskan.

Hasil investigasi awak media dilapangan Sabtu (30/05/2020), aktifitas bongkar muat barang hanya dihadiri petugas balai Karantina kabupaten Karimun dan AL,sementara petugas beacukai Syahbandar dan dari dinas yang terkait, tidak satupun tampak di lokasi tersebut.

Apalagi kegiatan bongkar muat barang sembako bawang merah dan bawang putih tiap pagi sekitar Pukul 04.00.Wib dilakukan.

Parahnya, pemasok barang bawang merah dan bawang putih yang berinisial UJ begitu bebas beraksi seolah-olah ada yang bekingi dan kebal Hukum.

Pasalnya, Barang-barang yang masuk diduga tanpa memiliki dokumen yang sah dan resmi dari pihak Bea dan Cukai, dengan gampangnya dibongkar dan disebar dipasar yang ada dikarimun.

Budi salah satu Oknum yang bertugas dibalai Karantina saat dimintai keterangan dilokasi, enggan memberikan komentar terkait aktifitas bongkar muat tersebut.

Dan bahkan, saat awak media ini meminta Manifes kepada Budi sama sekali enggan memberikannya.

Budi juga menolak memberitahu perihal jabatannya di balai Karantina Kabupaten Karimun.

Akibat tindakan penyeludupan yang marak terjadi, tidak hanya merugikan negara tapi juga mengancam petani lokal dan kesehatan masyarakat. (J.Silalahi/Mf).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here