Alamak..!! Diduga Oknum Ngaku Polisi Culik dan Aniaya Anak Dibawa Umur

0
827

Korban saat membuat pengaduan di Kantor LBH PBB Sumut

MEDAN, (media24jam.com) – Josua Efendi Hutajulu (17), warga Jln Perkutut Gang Pribadi no 325, Kecamatan Medan Helvetia, diculik dan dipukuli didalam mobil oleh oknum diduga ngaku Polisi, Minggu (14/06/2020), sekitar jam 03.00 wib, dini hari di Jalan Kapten Muslim persisnya didepannya panglong Kembaren.

Pengakuan korban setelah mendatangi Kantor DPD Lembaga Bantuan Hukum Pemuda Batak Bersatu Sumut, (LBH PBBS), korban mengaku sedang duduk duduk beberapa orang teman nya, tiba tiba 3 orang oknum yang mengaku polisi menangkap dan memborgol tangan korban dan langsung memasukkan kedalam mobil, dan menanyakan siapa kepala preman di tempat korban.

“Saya ditarik kedalam mobil dan diborgol, mereka bertanya siapa preman didaerah itu, lalu saya jawab tidak tau pak,langsung saya dipukuli babak belur sampai mata saya bengkak merah ,dan luka diwajah serta pungggung ku ini mereka pukuli bang,” katanya sambil menunjukkan bekas pukulan nya kepada LBH PBB Sumut dan awak media. Selasa (16/06/2020).

Selama 1 jam korban dibawa keliling tidak tau entah kemana lantaran mata korban ditutup sambil dipukuli.

“Saya dibawa keliling dan mata saya ditutup sambil dipukuli, saya sudah bilang aku bukan orang jahat dan bukan preman serta bukan pemakai narkoba tetapi oknum yang ngaku polisi itu tak peduli dan makin ganas memukuli ku,” terangnya sambil menangis dihadapan LBH.

Lebih lanjut dikatakan Josua. Sesudah itu dirinya di turunkan dan disuruh jongkok korban tidak tau itu dimana.

“Seingat saya itu di daerah Sunggal dekat PAM tirtanadi dari situ lah aku jalan sampai kejalan Kaswari baru naik angkot kerumah,” tandasnya.

Menurut kepala team LBH PBB sumut Simon Hutagalung SH yang menangani langsung laporan ini menyesalkan tindakan oknum yang mengaku Polisi itu yang terlalu arogan kepada Korban Josua Hutajulu yang masih berumur 17 tahun dan masih dibawah umur.

“Kami sebagai LBH PBB Sumut akan mengungkap siapa oknum yang diduga ngaku polisi itu ,hari ini Josua datang ke kami (LBH PBB Sumut) meminta bantuan hukum dengan senang hati kami akan bantu, karena tindakan oknum ini tidak bisa ditolerir apalagi kita sudah tau bahwa polisi itu adalah pengayom masarakyat,” ujar Simon Hutagalung SH.

Menyikapi hal tersebut. LBH PBB Sumut akan menindaklanjuti dan akan membuat Laporan resmi ke Polsek Helvetia.

“Besok kami akan membuat laporan resmi ke Polsek Helvetia, kami akan kawal kasus ini sampai tuntas dengan semua team pengacara LBH PBB sumut,” tegas Simon Hutagalung ,SH.

Senada juga dikatakan direktur LBH PBB Sumut, Junstar Ritonga SH MH, sangat menyesalkan kejadian ini.

“Kami akan kawal ini kasus yang diduga main rembo dalam tindakan ini nanti saya pulang dari Jakarta akan membahas lebih detail kasus ini,” tutup Junstar via seluler.

Terpisah. Kapolsek Medan Helvetia melalui Waka Polsek Iptu K Tarigan SH ketika dikonfirmasi membantah adanya personil melalukan penculikan.

“Sampai saat ini kami belum menerima laporan korban, gak ada juga anggota kita melakukan penculikan,” ujarnya singkat.(Hen)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here