Boy Siregar Bangga Jadi Kader IPK

0
808
M Yusuf Siregar yang disapa Boy Siregar

MEDAN, (media24jam.com) – Diawali rasa simpati terhadap kekompakan kader – kader Ikatan Pemuda Karya (IPK), sebuah Organisasi Kepemudaan (OKP) dibidang karya dan kekaryaan yang didirikan oleh (Alm) Sahara Oloan Panggabean. Sehingga untuk pertama kalinya M Yusuf Siregar yang akrab disapa Boy Siregar bergabung tahun 1996 silam di kepengurusan Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPK Medan Amplas, tepatnya menjadi salah seorang Wakil Ketua Ranting Harjosari 2 Kecamatan Medan Amplas.

Boy yang juga merupakan Ketua Umum LSM Strategi mengulas sejarah, pasca keluarnya dari organisasi Pemuda Pancasila (PP), yang saat itu dibawah naungan (Alm) Effendi Nasution alias Fendi Keling, salah satu tokoh eksponen ’66’ Sumut. Kemudian (Alm) Sahara Oloan Panggabean, atau yang dikenal dengan sebutan Olo Panggabean (OP), bersama sahabat dekatnya, yakni (Alm) Syamsul Samah, pada tanggal 28 Agustus 1969 mendirikan IPK di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara.

Sambung Boy, semasa hidupnya, Ketua Dewan Pendiri sekaligus Ketua Umum DPP IPK Indonesia (OP, red) ini sempat mendapat julukan “Godfather” warga miskin, dermawan yang sangat melegenda di Sumut bahkan juga di Indonesia. Sejak meninggalnya sang pemimpin Kharismatik IPK (OP) tersebut pada tanggal 30 April 2009, tampuk kepemimpinan jatuh ke tangan Ketua umum Budi Panggabean.

Boy mengaku, kebanggaannya kian terpacu saat bisa mengikuti Rapat Kerja Nasioanal (Rakernas) ke-1/IPK tanggal 22 s.d 23 Februari 2008 di Gedung Nasional Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu Sumut. Ditambah dengan pemberian ‘Ulos Penghargaan’ yang di erahkan dalam momentum Pelantikan PAC IPK Kecamatan Medan Amplas tahun 2017 silam.
Ketua Umum LSM Strategi ini tak memperdulikan terkait beredarnya isu miring seputar keberadaan Organisasi Ikatan Pemuda Karya. “Bagiku, sekali IPK tetap IPK. Hidup IPK…, IPK Setia…, IPK Luarr Biasaa….,” teriaknya.

“Secara pribadi, dan sekaligus atas nama Keluarga Besar LSM Strategi, saya mengucapkan Selamat HUT Ke – 51 Ikatan Pemuda Karya, moga menjadi bumper terdepan dalam pergerakan organisasi di Indonesia khususnya di Provinsi Sumatera Utara?. Aamiin Yra,” pungkas Boy Siregar.

Terpisah, Danki Satuan Tugas Komando Pertahanan Penertiban (Satgas Kotantib) LSM Strategi, Uspriadi, menjelaskan, tidak adanya hubungan history pendirian antara Ikatan Pemuda Karya dan LSM Strategi.

“Hanya kebetulan saja Ketum LSM Strategi kakanda Boy Siregar, saya, dan sejumlah pengurus lainnya, termasuk (Alm) Sdr Aman Lubis, merupakan kader IPK jauh sebelum LSM Strategi berdiri,”papar Uspriadi.

Uspriadi, yang juga menjabat Ketua OKK DPP LSM Strategi ini mengatakan, sejak terlahir pada Minggu,10 Juni 2012, rekrutmen keanggotaan LSM Strategi berasal dari beragam etnis, status sosial, disiplin ilmu, juga latar belakang wadah organisasi maupun partai politik yang berbeda – beda

“LSM Strategi wadah sosial kontrol independen, jadi apapun Parpol dan OKP nya, silahkan bergabung di LSM Strategi. Tapi mohon maaf, jika sedang berada di internal LSM Strategi, untuk sementara lepaskan seragam masing – masing, dan pakailah uniform LSM Strategi,” tegas Uspriadi. (zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here