Di Sumut, Kota Medan Terbanyak Pasien Positif Covid-19

0
840
Aris Yudhariansyah

MEDAN,(media 24jam.com) – Sebanyak 100 pasien positif Covid-19 tersebar di 10 daerah di Provinsi Sumatera Utara hingga Selasa (14/3/2020) jam 16.00 wib.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemprov Sumut, penyebaran asal pasien positif Corona terdiri dari 3 Kota dan 7 Kabupaten. Artinya, ada 23 kabupaten/kota di Sumut yang belum terpapar

Pasien positif virus corona terbanyak dirawat di Kota Medan 65 orang, Simalungun 12 orang, Deliserdang 8 orang, Siantar 6 orang, Asahan 3 orang, Dairi 2 orang. Kemudian Binjai 1 orang, Karo 1 orang, Labuhanbatu 1 orang, Toba 1 orang.

Rincian di Kota Medan sendiri saat ini pasien pasien meninggal di Kota Medan berjumlah 6 orang berstatus positif dan 13 orang meninggal berstatus 13 orang. Kemudian 201 PDP dan 731 ODP.

Berikut rincian data rumah sakit yang merawat pasien Covid19 di Sumut, di antaranya RSUP Haji Adam Malik 17 Pasien, RS Elisabeth 18 pasien, RS Colombia Asia 22 orang, RS Bunda Thamrin 20 orang, RS Pirngadi 1 orang, RS Murni Teguh 4 orang, RS Advent 1 pasien, RS Putri Hijau 1 pasien, RS GL Tobing 23 pasien.

RS Perdagangan 12 orang, RS Rondahaim 4 pasien, RS USU 1 pasien, RS Djasamen Saragih 4 pasien, RS Kumpulan Pane 1 orang, RS Martha Friska 17 Pasien, RS Siloam 3 pasien, RS Padang Sidempuan 2 pasien, RS Prapat 3 pasien, RS Sibuhuan 1 pasien, RS Panyabungan 1 pasien.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemprov Sumut dr Aris Yudhariansyah menegaskan agar masyarakat mengikuti protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran.

“Intinya kami mengingatkan kunci keberhasilan penanganan COVID-19 adalah basis kekuatan masyarakat semua kekuatan masyarakat untuk saling disiplin patuh meningkatkan satu sama lain bergotong-royong agar tetap berada di rumah, menjaga jarak. Pada saat komunikasi sosial secara fisik gunakan masker, lalu cuci tangan dengan sabun,” tegasnya.

Pasien Positif Covid-19 Bertambah

Aris Yudhariansyah menuturkan, data per Selasa (14/4/2020), pasien positif Covid-19 di Sumut bertambah menjadi 100 orang.

Data sehari sebelumnya, Senin (13/4/2020), jumlah pasien positif virus corona di Sumut berjumlah 96 orang.

“Pasien positif menggunakan PCR atau swab berjumlah 76 orang pasien positif menggunakan rapid test 24 orang pasien,” tuturnya.

Ia menyebutkan pasien yang sembuh COVID-19 bertambah 1 pasien menjadi 11 orang dari hari sebelumnya.

“Pasien yang sembuh 11 orang, kita patut bersyukur bahwa sudah ada 11 orang yang sembuh dari penyakit ini hal ini menunjukkan bahwa virus corona ini dapat disembuhkan dan kita mampu untuk itu,” ujarnya.

Sedangkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat 101 pasien. Jumlah ini berkurang dari hari sebelumnya berjumlah 105 pasien.

Adapun pasien positif Covid-19 yang meninggal dunia tidak ada yang bertambah pada hari ini.
“Orang dalam pemantauan berjumlah 2421 orang, pasien dalam pengawasan 101 orang. Yang meninggal 9 orang,” pungkasnya.

4 Anak PDP Diisolasi

Aris menambahkan, saat ini ada empat orang anak yang tengah menjalani masa isolasi di Rumah Sakit Martha Friska, Jalan Multatuli, Kota Medan.
Keempat anak ini menjalani isolasi setelah tim medis mendiagnosanya terpapar virus Corona atau Covid-19.

“Saat ini ada empat anak sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di RS Martha Friska,” kata dia, saat siaran langsung melalui akun YouTube Humas Pemprov Sumut, Selasa (14/4).

Diketahui, tiga orang anak berjenis kelamin laki-laki dan satu di antaranya perempuan.
Akan tetapi, Aris tidak menyebutkan secara detail usia keempat pasien ini.
“Tiga orang laki-laki dan satu perempuan,” kata dia.

Untuk saat ini, keempat pasien tengah mendapatkan perawatan secara intensif oleh pihak medis.

Aris juga tidak menbeberkan asal anak-anak yang diduga terpapapr virus Corona tersebut.

// Balita Usia 2,5 Tahun Meninggal

Sebelumnya, seorang balita yang berstatus PDP di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, meninggal dunia pada Minggu (12/4/2020) jam 03.00 WIB dini hari tadi.
Informasi yang berhasil dihimpun, bayi berusia 2 tahun 6 bulan tersebut berjenis kelamin perempuan.

Bayi usia 2,5 tahun tersebut merupakan kasus pertama terkait virus Corona yang merenggut nyawa anak-anak di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Terkait meninggalnya bayi tersebut, Kassubag Humas RSUP Haji Adam Malik Rosario Dorothy Simanjuntak membenarkan adanya PDP anak yang meninggal di RSUP Adam malik.
Dalam keterangannya, pasien tersebut terbilang baru dirawat.

Bayi tersebut masuk dan dirawat di ruang isolasi RSUP Adam Malik pada Sabtu (11/4/2020) jam 16.00 WIB.

“Namun dini hari tadi, pasien meninggal dunia,” ujarnya.
Lebih lanjut Rosa mengatakan bahwa saat ini jenazah almarhum sudah dibawa untuk langsung dikebumikan.

Namun selain punya gejala yang mengarah ke Covid-19, pasien juga memiliki riwayat penyakit jantung.

“Makanya status pasien adalah PDP,” jelasnya.

Dalam hal tersebut, bayi tersebut tidak dilakukan rapid test.
Namun, tim medis RSUP Adam Malik sudah mengambil swab bayi malang tersebut untuk diperiksa apakah benar positif terpapar Covid-19 atau tidak.

“Untuk swab-nya, tadi langsung diambil untuk memastikan positif atau bukan,” pungkasnya. (ok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here