DPC PBB Kabupaten Karimun Ikut Berperan Dalam Pemakaman Christina Korban Tenggelam di Pantai Pelawan

0
546

Karimun (Media24jam.Com) – Bentuk Peduli Kemanusiaan, Dewan Pimpinan Cabang Pemuda Batak Bersatu (DPC – PBB) Kabupaten Karimun ikut berperan pemakaman Christina korban tenggelam di Pantai Pelawan. Senin (15/04/2024).

Disampaikan Ketua DPC PBB Kabupaten Karimun melalui Wakil.Ketua I Maszan.P.Sianturi alias Butong yang di dampingi oleh Penasehat bersama Ketua Srikandi DPC PBB Kabupaten Karimun mengatakan, korban di makam kan di TPU Kristen Teluk Paku – Semamal, proses pemakamannya di laksanakan secara Agama Kristen sesuai indentitas korban.

Korban di kabarkan tidak memiliki keluarga di Kabupaten Karimun, jadi di sinilah kami dari Pemuda Batak Bersatu hadir dan terlibat langsung untuk menangani proses pemakaman mulai dari awal hingga selesai penguburan.Kata Butong. Mulai dari biaya Rumah Sakit, membeli Peti Jenazah, penggalian liang kubur hingga proses pemakaman semunya hasil dari bantuan teman teman korban dan juga bantuan dari DPC PBB Kabupaten Karimun.

“Kami dari Pemuda Batak Bersatu selalu hadir di tengah tengah masyarakat yang membutuhkan sesuia dengan moto dari Pemuda Batak Bersatu “Solidaritaa, Tolransi, Rukun dan Gotomg Royong.”Ucap Butong.”

Disamping itu, sahabat korban Putri mengucapkan terimah kasih khususnya kepada organisasi Pemuda Batak Bersatu.

“Dengan di berikannya bantuan mulai dari tenaga, waktu, pikiran dan materi, mewakili dari seluruh sahabat korban mengucapkan banyak terimah kasih atas semua bantuan yang di berikan dari keluarga besar DPC PBB Kabupaten Karimun.” Di beritakan sebelumnya, tewasnya Christina saat berwisata di Pantai Pelawan bersama 2 orang temannya pada hari minggu 14 April 2024. Awalnya korba di kabarkan meninggal dunia saat berenang di pantai Pelawan Karimun.

Polisi menyebutkan, hasil visum dokter tidak di temukan tanda tanda kekerasan di tubuh korban. Korban meninggal dunia diduga karena adanya penyakit, berdasarkan keterangan saksi yang pernah tinggal bersama korban memiliki penyakit asma, kata Kapolsek Meral AKP.

Kumala Enggar Anjarani.Minggu 14 April 2024 di RSUD.M.Sani. Selain itu, Kepolisian belum membenarkan bahwa korban menderita penyakit epilepsi atau ayan, sebagai mana kabar yang beredar.(766hi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here