DPC. Pejuang Bravo Lima Batu Bara Apresiasi Bupati Batu Bara Setelah Kerjasama Dengan UNA Dalam Program PTSL

0
171

Batu Bara, Media24Jam – Dewan Pimpinan Cabang Pejuang Bravo Lima Kabupaten Batu Bara mengapresiasi sikap Bupati Ir.H.Zahir,M.AP yang mau bekerjasama (MoU) dengan Universitas Asahan ( UNA) melaksanakan Civitas Akademika atau Kelompok Pendidik Ilmu Hukum Universitas Asahan yang dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Hukum UNA Dr. Bahmid SH, M.Kn melakukan sosialisasi terkait Program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) tahun 2021 di Kelurahan Indrasakti, Kecamatan Air Putih, Kabupaten Batu Bara.

Kegiatan sosialisasi PTSL ini sendiri dimulai pada pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 15.30 WIB, di Aula Kantor Lurah Indrasakti, Jalan Haji Barus Siregar. Selasa (14/12/2021).

Turut hadir dalam kegiatan itu para Kepala Lingkungan, unsur Pokmas Kelurahan, Kasi PMD Dahliana Am.Keb berikut Staf Kelurahan, Tokoh masyarakat, Tokoh Pemuda dan warga masyarakat setempat yang sebelumnya sudah mendaftar pengajuan program PTSL.

Acara tersebut di buka oleh Lurah Indrasakti yang diwakili oleh Sekretaris Lurah Nurhabibie, SE .

Dalam pemaparannya Dekan Fakultas Hukum UNA Dr. Bahmid SH, M.Kn, menerangkan bahwa program PTSL diperuntukkan bagi warga masyarakat Indonesia yang sama sekali belum mempunyai sertifikat, baik sertifikat CS (kepemilikan bersama) ataupun sertifikat yang sudah sangat lama. Setelah dari tim UNA memaparkan materi program PTSL, dipersilahkan bagi peserta sosialisasi untuk bertanya terkait masalah yang ada dan oleh tim UNA dijawab serta memberikan solusi yang tepat dalam permasalahan yang ada.

“Syarat-syarat yang diperlukan dalam pendaftaran program PTSL yaitu KTP yang bersangkutan, KK yang bersangkutan, SPPT Pajak tahun sekarang, Tanah yang didaftarkan belum bersertifikat. Silsilah waris tanah, tunjuk waris, KTP dan KK ahli Waris serta Akta-akta lain yang diperlukan sesuai kasus riwayat tanah”, sebutnya.

Lebih jauh dipaparkan Bahmid, dalam program PTSL ini diharapkan seluruh pihak dapat ikut serta membantu mensukseskan program PTSL ini, dengan saling mendukung dan meminimalisir perselisihan yang mungkin bisa terjadi untuk menciptakan suasana yang kondusif serta berjalan lancar.

Masih menurut Bahmid bahwa Tanah mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam hukum adat karena merupakan satu-satunya benda kekayaan yang meskipun mengalami  keadaan bagaimana akan tetap dalam keadaan semula, malah terkadang tidak  menguntungkan dari segi ekonomis.

“Adalah suatu kenyataan bahwa  tanah merupakan peninggalan keluarga, merupakan hak milik masyarakat yang dapat memberikan penghidupan.

Tanah juga merupakan tempat dimana para warga yang meninggal dunia dikuburkan, dan sifat alamiah  manusia membutuhkan tanah sebagai tempat berakativitas dan mencari

penghidupan, maka hubungan antara manusia dan tanah adalah tidak dapat  terpisahkan”, urai pria lulusan S3 disalah satu Universitas Negeri tersebut.

Irwansyah alias Ucok selaku Bendahara DPC Pejuang Bravo Lima Kab.Batu Bara saat dimintai tanggapannya terkait acara ini mengaku sangat mengapresiasi Bupati Batu Bara yang telah mau bersinergi dengan UNA.

“Saya mengapresiasi Bupati Batu Bara dan  Pihak UNA, karena program ini sangat bermanfaat buat masyarakat, mengingat pentingnya pengetahuan Hukum dalam menyelesaikan persoalan tanah serta berharap kedepannya juga semua Pihak mendukung Program Bapak Bupati Batu Bara Ir.H. Zahir, M.AP,” tegasnya. (Dwi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here