Genk Motor Kembali Berulah Di Jalan SM Raja, 1 Tewas

0
884
MEDAN (Media24jam.com) – Genk Motor kembali beraksi,  kali ini MFL (17) warga Jalan Garu 6, Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas Kota Medan yang menjadi korban ke bringasan genk motor hingga tewas dengan luka robek akibat hantaman benda keras berupa kayu balok di bagian kepala di Jalan SM Raja tepatnya di depan pabrik getah PT Asahan Kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, Minggu (28/2/2021) sekira pukul 02.00 dinihari.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, malam dini hari itu MFL bersama rekannya mengenderai 7 unit kereta bersama Reza. Dian  Tama, Otoi, Bobi, Arya dan Madan, dari Jalan Garu 7 menuju arah ke jalan Tanjung Morawa.

Namun sampai di Trakindo mereka balik arah menuju Simpang Amplas melintasi jalan flyover, Tak disangka, tiba-tiba saat turun dari jalan Flyover segerombolan pemuda diduga kuat Geng motor berkumpul telah menunggu di sisi kiri dan kanan tepat di depan pabrik getah PT Asahan.

Saat itu lah, Genk motor langsung mengejar dan menyerang dengan bermacam senjata, ada yang pakai batu dan kayu. Bahkan diduga mereka para genk motor itu ada juga yang membawa sejata tajam

Kondisi itu membuat masyarakat menjadi resah. Sebab, anggota geng motor tersebut dalam jumlah banyak. Mereka konvoi bahkan tak segan-segan mengacungkan pedang sambil menggerung-gerungkan keretanya.

Menurut warga kondisi ini tak boleh dibiarkan, karena ini terus berulang dan sudah banyak kejadian, sudah banyak yang jadi korban keberingasan geng motor.

Karenanya, warga berharap pihak kepolisian mengintensifkan patroli malam.

“Sebagai sebuah solusi, kita selaku warga hanya bisa menyarankan dan kalau warga bertindak takutnya disalahkan pula,”bilang warga yang mengaku jengkel.”

info diterima, MFL sempat mendapat perawatan medis, namun sekira Jam 15.00 wib ia meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Sejati Jalan AH Nasution Medan.

Ditempat terpisah Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fachreza SH SIK MH melalui Kanit Reskrim Iptu Philip.A Purba SH MH saat dikonfirmasi menyebutkan, hingga kini pihak Kepolisian Polsek Patumbak masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa.

Dikatakan Iptu Philip, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan mendalami kasus ini. Termasuk memeriksa saksi-saksi juga telah dilakukan.

“Kita masih mendalami, mohon waktu dan doanya ya.” Tandasnya. (Gung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here