Indentitas Mayat Wanita Dalam Karung Goni Tanpa Busana Terungkap

0
69

MEDAN,(media24jam.com)-Indentitas mayat wanita dalam karung goni tanpa busana yang di temukan warga pinggir sungai Amplas Jalan Panglima Denai Gang Kerang/speksi ,Kelurahan Amplas Kecamatan Medan Amplas,Kota Medan yang diduga korban pembunuhan akhir terungkap.

Korban adalah bernama Syafitri (32) warga Jalan Medan Area Selatan Gang Akusdi Lingkungan III Kelurahan Sukaramai I Kecamatan Medan Area Kota Medan anak seorang wanita bernama Rumiana (55).

Rumiana yang sudah lama hidup tanpa suami, tinggal dirumah sederhana dengan suara terbatah-batah menahan tangis menceritakan, kalau anaknya itu yang sudah lama mempunyai kelainan jiwa, awalnya pada hari Senin (21/11/2022) pergi ke daerah Jalan Mas tempatnya di Plaza Yonglim.

“Waktu itu, anak saya Syahpitri saya titipkan oleh salah seorang pria tua tak jauh dari Plaza Yonglim, namun saat saya kembali anak saya Syafitri sudah tidak ada lagi,”kata ibu korban Rumiana saat di wawancarai dirumah duka Kamis (24/11/2022) sore

Namun ketika ditanyakan oleh pria tua itu, ibu korban mengatakan kalau anaknya Syahpitri dibawa oleh seorang pria mengendrai Sepeda Listrik Skuter.

“Saya coba mencarinya, namun tidak ketemu, dan akhirnya saya diberitahu oleh tetangga kalau anak saya Syafiri jadi korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan warga dibawah pohon bambu pinggir sungai Amplas,”sebut ibu malang itu.

Ia juga mengaku orang yang memberitahukan itu, melihat anaknya dari berita di Facebook. “Tetangga saya itu bilang, coba kau lihat ke Rumah Sakit Bhayangkara, dan saat saya lihat ternyata benar, kalau itu adalah anak saya Syafitri,”ucap Rumiana yang terlihat terpukul atas kematian anaknya itu.

Desebutkannya, kalau dirinya sudah pasrah, atas kepergian anaknya Syafitri. Walau pun anak saya itu ada kurang-kurangnya, tapi dia anak baik, tidak pernah buat ulah, apa lagi mengganggu orang lain.

“Semoga orang yang membunuh  anak saya itu diberi hukuman yang setimpal, Itulah harapan saya kepada polisi,”bilang Rumiana sembari menyebut kalau jenazah telah dikebukan di pemakaman umum Jalan Halat Medan

Baca ini juga :  Kadiv SDM PDAM Tirtanadi Diduga Langgar Perdir

Hal yang sama juga diketakan beberapa orang tetangga korban, yang mengaku kalau Almarhum Syafitri anak anak baik.

“Kami warga Gang Akusdi ini, dari kecil sudah kenal bagaimana Syafitri ini, walau pun Syafitri itu ada kurang-kurangnya tapi dia anak baik, tidak pernah buat ulah, apa lagi mengganggu orang lain,”kata ibu-ibu tengga korban Syafitri.

Terduga Pelaku Diamankan Tekab Polsek Patumbak di Pasar XI Tembung

Sementara informasi yang berkembang kalau pelaku yang diduga membunuh korban dan mayatnya dimasukkan dalam karung goni tanpa busana yang ditemukan warga pinggir sungai Amplas Jalan Panglima Denai Gang Kerang/speksi ,Kelurahan Amplas Kecamatan Medan Amplas,Kota Medan telah diamankan oleh Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Patumbak di pasar XI Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan tak kurang dari 24jam.

“Terduga pelakunya informasi sudah diamankan oleh Team Khusus Anti Bandit (Tekab) Polsek Patumbak bang, di Pasar XI Tembung, dan saat ini terduga pelakunya berada di Polrestabes Medan,”kata Sumber dari Awak Media 24jam yang tidak mau menyebutkan namanya di Medan. 

“Menurut Sumber lagi kalau terduga pelakunya warga Jalan Pendidikan Pasar XI  Perum Griya Angsana VIII Desa Bandar Kalifah Kecamatan Percut Sei Tuan bang,”menurut sumber menambakan.

Sedang Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa saat dikonfiasi awak Media24 Jam melalui sambungan WhatsApp Kamis (24/11/2022) tidak menjawab, bahkan saat ditelepon juga tidak diangkat.

Sebelumnya Informasi dihimpun di tempat kejadiaan perkara (TKP) Mayat tanpa Indentitas itu diperkirakan berusia 30 tahun dan diduga tewas bunuh oleh seorang yang korban kenal atau teman dekatnya, saat ditemukan dalam posisi tertelungkup dengan kepala hingga lutut terbungkus karung beras dan sempat dikira sampah.

“Mana mungkin itu korban bunuh diri, banyak warga disini menduga mayat itu dibunuh. Soalnya mayat itu posisinya dalam goni, pastinya ada yang mamasukkannya ke dalam goni, selain itu mayat itu tanpa busana,”celetuk warga yang tinggal di sekitar lokasi penemuan tidak mengenal mayat itu.

Baca ini juga :  Sungguh Tega, Ibu Kandung Tega Jual Anak Ke Pria Hidung Belang

Ditempat terpidah Chairani Hasibuan Kepala Lingkungan (Kepling) 3 Kelurahan Amplas, Kecamatan Amplas mengatakan,Ia mendapat kabar dari warga adanya mayat di pinggir sungai.

“Yang pertama menemukan mayat itu Angga (13) Warga Amplas salah seorang saksi mata pertama kali yang melihat mayat tersebut mengaku mulanya melihat mayat korban dikira tumpukan sampah di pinggir sungai sekitar pukul 10.00 Wib,”kata Ibu Kepling.

Menurut  keterangaan Angga, saat didekati terlihat mayat terbungkus dengan karung goni ketika Angga lagi mau mencari ikan di sekitar sungai Amplas, “Namun tiba-tiba ia terkejut melihat ada mayat terbungkus karung goni di semak-semak dekat pohon bambu. Kemudian angga beranjak lari ke atas untuk memberitahukan kepada warga.

“Mengetahui hal itu, Angga  yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMP) langsung menginformasikan ke masyarakat sekitar ke saya (Kepling) dan akhirnya  dilaporkan ke Polsek Patumbak,”ucap  Kepling.

Menurut Chairani,  hingga saat ini belum ada warganya melaporkan  kehilangan keluarganya,”Korban bukan warga saya, Karena hingga saat ini belum ada laporan warga saya yang kehilangan keluarga,”tutupnya.

“Korban sampai sekarang tidak diketahui identitasnya karena saat ditemukan tidak berbusana (telanjang),” kata Kanit Reskrim Patumbak AKP Ridwan SH saat di konfirmasi.

Dikatakan Kanit, Proses evakuasi mayat korban berlangsung akan tanpa kendala dari lembah pinggir sungai lokasi tanah berlumpur akibat banjir.

“Mayat itu sudah dievakuasi petugas Polsek Patumbak dan Tim Inafis Polrestabes Medan.Mayat langsung dievakuasi ke kamar mayat RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan visum,” sebut AKP Ridwan.

Dikatakan Kanit, pihaknya belum bisa memastikan kalau korban tewas karna dibunuh. Namun apapun  hasilnya tunggu penyelidikan  dan hasil visumnya nanti.

“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya dapat menggubungi Polsek Patumbak atau datang langsung ke Rumah Sakit Bhayangkara Madan ,”himbaunya (lin)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here