Istri Bantu Suami Bunuh Anaknya Mayat Dikubur di Ladang Karet

0
1043
Lokasi mayat korban ditemukan

LANGKAT, (media24jam.com) – Muhammad Ibrahim Ramadhan alias Akil (2) dianiaya ayah tirinya hingga meninggal dunia. Ia dipukuli, ditendang, dibakar api rokok dan bahkan dimasukkan ke dalam goni lalu digantung. Ironisnya, sang ibu yang mengetahui justru diam dan bahkan ikut membantu suaminya mengubur mayat putranya di ladang karet.

Pasangan suami istri itu adalah, Riki Ramadhan Sitepu (30) dan Sri Astuti (29). Meski sempat melarikan diri, tapi warga Desa Sei Tembun, Kelurahan Pekan Kuala, Kabupaten Langkat, itu berhasil ditangkap dan kini mendekam di balik jeruji besi Mapolres Langkat.

Pelaku

Kanit Pidum Polres Langkat, Iptu Bram Chandra SH saat dikonfirmasi, Kamis (5/9/2019) siang membenarkan pihaknya telah menangkap kedua pelaku.

Dijelaskan Iptu Bram, aksi sadis pasangan suami istri itu terungkap berkat kecurigaan warga yang sudah lima hari tak melihat korban (Akil) bermain di sekitar gubuk tempat mereka tinggal yang letaknya di areal perkebunan karet milik Sinar Tarigan, Dusun I, Desa Panco Warno, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat.

“Selama ini korban bersama ayah tiri dan ibunya tinggal di gubuk areal perkebunan karet. Karena ayah dan ibunya bekerja menjaga perkebunan karet itu,” kata Iptu Bram Chandra SH.
Curiga terjadi hal yang tak diinginkan, warga kemudian melaporkan kecurigaan itu ke Berma Ginting yang tak lain Sekdes Ponco Warno, kemudian diteruskan ke petugas Bhabinkamtibmas yakni Bripka Ramidi beserta Babinsa dan warga lainnya.
Gubuk tempat tinggal korban bersama ayah tiri dan ibunya lalu digeledah. Tapi, warga tak menemukan seorang pun di dalamnya.

Pencarian disekitar gubuk dilakukan. Tak jauh dari gubuk, warga menemukan gundukan tanah dan disampingnya terdapat sepasang sendal anak-anak.

Yakin ada sesuatu dalam gundukan tanah itu, warga kemudian menggalinya dan menemukan mayat seorang bocah yang belakangan diketahui adalah Akil.
Temuan mayat itu dilaporkan ke Polsek Salapian. Tak lama, Kapolsek AKP Junaidi beserta personelnya tiba di lokasi. Usai lakukan olah TKP, Polisi kemudian mengevakuasi jenazah Akil ke RS Bhayangkara Medan.

Berdasarkan penyelidikan di lokasi dan keterangan warga, polisi curiga jika pelaku yang membunuh Akil adalah ayah tiri dan ibunya Riki Ramadhan Sitepu dan Sri Astuti. Sebab mereka mendadak menghilang.

Pengejaran dilakukan. Tak butuh waktu lama, tepatnya Rabu 4 Agustus 2019 sekira jam 21.30 wib, polisi berhasil meringkus Riki Ramadhan Sitepu dan istrinya, Sri Astuti di sekitar Jalan Binjai-Bukit Lawang. (*/rz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here