Komisi 1 GERAM ! Kabid IMB Hilang Ditengah RDP Happy Garden Vs PT PJB

0
654

KEPRI, (media24jam.com) – Ketua Komisi 1 DPRD kota Batam, Budi Mardiyanto, SE, dan segenap anggotanya merasa geram saat memberi pandangan akhir pada RDP lanjutan terkait alihfungsi lahan fasum hijau perumahan Happy Garden yang dikuasai oleh PT Putra Jaya Bintan (PJB). Pasalnya, saat komisi 1 akan memberi pandangan akhir berupa saran dan nasehat kepada, Tedy Nuh, selaku Kabid IMB DPM-PTSP, dia hilang dari kursi tempat duduknya. Semua tamu undangan yang hadirpun tampak kecewa dengan menghilangnya Kabid IMB tersebut. Padahal pandangan akhir yang akan disampaikan kepada DPM-PTSP ini dianggap penting karena menyangkut ketentraman warga perumahan Happy Garden.

“Itu mana DPM-PTSP, mengapa dia pergi tanpa memberi pesan. Ini harus di beri teguran, biar tidak menjadi kebiasaan,” geram anggota Komisi 1, Utusan Sarumaha, SH. Selanjutnya, tidak seorangpun yang hadir di dalam ruangan RDP mengetahui kemana perginya Kabid IMB, Tedy Nuh. Dia pergi tanpa meninggalkan pesan di staf komisi 1 selaku panitia penyelenggara RDP ini.

Namun, hasil liputan media24jam.com pada RDP yang digelar pada Kamis, (4/6/2020), awalnya, Tedy Nuh, terlihat tampak santai mengikuti jalannya RDP di kasus nomor satu, yaitu percobaan alih fungsi lahan fasum hijau seluas 1769.70M3 oleh PT PJB di RT 04 perumahan Happy Garden. Di kasus ini bahkan, Tedy, sempat memberi keterangan di hadapan komisi 1 dan para undangan, bahwa DPM-PTSP menyatakan tidak ada mengeluarkan ataupun melakukan penerbitan IMB dilahan fasum hijau tersebut. Dia juga menegaskan jika DPM-PTSP hingga saat inipun tidak ada menerima adanya pengajuan ataupun permohonan IMB dari PT PJB.

Lalu, memasuki pembahasan di kasus nomor dua, Tedy Nuh, terlihat tampak gelisah. Dia selalu sibuk dengan telepon genggamnya. Dia juga sempat satu kali keluar ruangan RDP, dan kembali lagi ketempat duduknya. Dan beberapa saat kemudian dia tampak pergi keluar meninggalkan ruangan dan tak pernah kembali lagi.

Kasus nomor dua yaitu, alih fungsi fasum hijau warga dengan luas sekitar 1709M3. Fasum ini terletak di RT 01 yang juga masih dikawasaan komplek perumahan Happy Garden. Lahan fasum hijau milik warga ini juga telah dikuasai oleh PT PJB. Disebutkan Ketua RW 09 Komplek Happy Garden, Julianto, mengutip keterangan dari bos PT PJB yaitu, Irawan, dia mengatakan bahwa lahan fasum hijau milik warganya ini telah memiliki IMB yang dikeluarkan DPM-PTSP. Lahan fasum ini akan dibangun ruko berlantai 3. Dia menduga, pengeluaran IMB dilahan fasum ini di duga di terbitkan oleh Kabid IMB DPM-PTSP. Sayangnya, Tedy Nuh, selaku Kabid IMB menghilang saat berlangsungnya RDP kasus di nomor dua ini. Akibatnya komisi 1 tidak dapat mengorek keterangan lebih jauh terkait proses penerbitan IMB di lokasi lahan fasum hijau tersebut. Berlangsungnya RDP ini sempat terjeda dikarenakan memasuki sholat Ashar. Setelahnya dilanjutkan kembali hingga dalam RDP ini, komisi 1 mendapat titik terang dalam kasus ini.

Usai RDP, media24jam.com, telah melakukan konfirmasi terhadap Kabid IMB DPM-PTSP, Tedy Nuh, yang hilang tanpa permisi saat RDP di kasus nomor dua tersebut. Dari keterangan, Tedy Nuh, mengakui ia keluar di penghujung RDP yang tengah berlangsung.

“Terimakasih ya perhatiannya. Benar tadi saya keluar dipenghujung rapat karena mau ke mesjid persiapan sholat ashar,” ujar Tedy. Namun dia tidak memberi alasan mengapa tidak kembali lagi untuk mengikuti RDP tersebut.

Perlu diketahui, dalam RDP yang digelar komisi 1 terkait alihfungsi lahan fasum hijau milik warga Happy Garden melawan PT PJB ini turut dihadiri Dinas Perkim pemko Batam, Dinas Pertanahan, Camat Lubuk Baja, Lurah Batu Selicin, Ketua RT 01, 02, 03, 04, dan Ketua RW 09 komplek Happy Garden. Selain itu turut dihadiri Kepala Perencanaan Kebijakan Strategis BP Batam, Direktorat Pengelolaan Lahan BP Batam, dan kuasa hukum PT PJB. Sedangkan PT Jaya Putra Kundur (JPK) selaku devloper perumahan Happy Garden tidak hadir. (handreass)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here