Korban Perbuatan Honor Dinas PMPTSP Pemkab Karimun Yang Diduga Pelakor Minta Keadilan

0
339

Karimun. Media 24jam.Com – kasus perselingkuhan seorang oknum honor Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) di Pemkab Karimun belakangan memanas.

Ibu dari kedua anak bernama Regina (37) yang merupakan korban perbuatan oknum honor yang diduga pelakor itu meminta keadilan yang seadil adilnya kepada Pemkab Karimun.

Itu setelah Regina (37) bersama anaknya mendatangi kantor PMPTSP untuk meminta kepada Kepala Dinas PMPTSP agar segera memproses salah satu pegawai honor di kantor dinas tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pasalnya akibat perbuatan (YN) yang merupakan pegawai honor di Kantor Dinas PMPTSP itu, Regina (37) warga Paya Manggis Rt.03 / Rw.01 Kelurahan Baran Barat Kecamata Kabupaten Karimun terancam akan di ceraikan oleh suaminya Arifin.

Regina (37) mengatakan kepada awak media ini (senin.10/01/2022), meminta kepada Pemerintah Kabupaten Karimun agar (YN) yang bekerja di salah satu instansi Pemerintah Kabupaten Karimun tersebut segera di berhentikan dari pekerjaannya.

“Saya tidsk mengganggu rezeki dia (YN -red), tapi dia deluan yang memghacurkan rumah tangga saya yang selama ini baik baik saja,dan kalau untuk suami saya (Arifin) berjalanlah sesuai dengan hukum, jangan lari dari kenyataan, jangan suka suka dia saja.” Ungkap Regina

“Saya meminta kepada suami saya untuk sidang ke II minggu depan tanggal 17 Januari 2022 agar dapat hadir di ruang sidang Pengadilan Agama dengan agenda yang sama yaitu mediasi, ini semua bukan kemauan ssya.” Tambah Regina.

“Yang lebih parahnya lagi, Suami saya (Arifin) memberikan Handphone kepada anak saya, setelah saya cek, hal hasil isi di dalam handphone tersebut ternyata ada ratusan photo dan vidio pornoh antara (YN) dan suami ssya, tak tau saya apa maksud dan tujuannya di berikan Handphone itu untuk di lihat oleh anak saya.” Ungkapnya lagi

Ditempat berbeda, pada saat awak media ini mengkonfirmasih kepada Dinas PMPTSP, Kepala Bidang Pengadaan dan Informartika Fir menyampaikan bahwa permasalah tersebut sudah diserahkan ke Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM).

“Oknum (YN- red) tidak ada lagi hubungannya dinas dengan kita, dan kita sudah serahkan semua ke BKDPSDM artinya oknum tersebut sudah tidak bekeeja lagi di Dinas ini.”tegasnya.

Sementara Kepala Bidang BKDSDM Wage menjelaskan bahwa berkas oknum tersebut sudah di serahkan ke BKD, tetapi sampai sekarang belum dapat diproses karena berita acaranya belum sampai ke Badan Kepegawaian Daerah.

“Kita akan tunggu surat berita acara kronologisnya dari pihak oknum tersebut dan selanjutnya akan kita lanjutkan ke pimpinan.” Ungkap wage.

“Kalau memang oknum yang bersangkutan tersebut masih bertugas di dinas manapun, itu harus ada surat tugasnya, semua iitu harus mempunyai proses sesuai dengan aturan yang berlaku di kepegawaian.” Tambahnya. (J766hi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here