Mobil Vendor Pengisi ATM Dirampok Uang Rp 400 Juta Dibawa Kabur

0
609

MEDAN, (media24jam.com) – Mobil vendor pengisi mesin ATM dirampok depan Swalayan Irian Market, Jalan Pasar Merah Simpang Bahagia, Medan. Akibatnya uang tunai Rp 400 juta berhasil dibawa kabur kawanan perampok.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dilokasi kejadian, peristiwa ini terjadi Kamis (1/8/2019) sekira jam 12.14 wib. Saat itu petugas vendor, baru saja mengambil uang setoran yang disimpan dalam karung goni dari gudang barang Swalayan Irian Market.

Namun, saat hendak memasukkan karung goni uang tersebut ke dalam mobil, pelaku yang ditaksir berjumlah dua orang, dengan sepeda motor menghampiri mobil vendor tersebut. Disaat petugas vendor lengah, saat hendak membuka kunci mobil, karung goni berisi uang itu pun dirampas.

Suasana TKP saat kejadian

“Kejadiannya cepat sekali, hanya beberapa detik,” ungkap seorang petugas Security Swalayan, Samanudi kepada wartawan.

Akibatnya, aksi kejar-kejaran pun sempat terjadi. Namun, kedua perampok tersebut, dengan gesit, dapat melarikan diri kearah Jalan Sisingamangaraja.

Sementara itu, Adin, seorang petugas Vendor tersebut, mengakui, dari pengamatan CCTV, jika pihaknya memang telah diikuti oleh pelaku. Ia menyebutkan, kedua pelaku juga tidak dilengkapi dengan senjata.

“Perampokan ini terjadi saat sedang akan melakukan pengamanan (uang) kedalam brankas,” jelasnya.

Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani yang ditemui dilokasi kejadian, mengatakan, bahwasanya mobil vendor itu memang baru saja mengambil uang dari pihak swalayan untuk distorkan ke Bank BCA.

“Jadi memang kebiasaan rutin mereka mengambil uang dari gudang Irian Market ini untuk disetorkan ke BCA. Saat hendak disetorkan uang sebanyak Rp 400Juta yang ada didalam goni dirampok oleh dua orang dan langsung kabur,” terangnya.

Revi mengaku, sampai saat ini pihaknya masih melakukan olah TKP sekaligus memeriksa sejumlah saksi. Revi juga menyatakan, bahwa saat kejadian, mobil vendor itu juga mendapatkan pengawalan dari petugas keamanan.

“Yang mengawal ada. Jumlahnya ada tiga orang. Ini masih kita selidiki lebih lanjut kejadiannya,” pungkasnya. (zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here