Ngeri! Puluhan OTK Serang Rumah Boru Lubis

0
468

MEDAN, (media24jam.com) – Puluhan orang tak dikenal (OTK) menyerang rumah milik Sahara Boru Lubis (52) di Jalan Alfalah No.58, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, tepat di depan Mesjid Al Ma’sum Medan, Minggu (26/1/2020) sekira jam 02.00 wib
Pantauan kru Media 24 Jam, suasana mencekam dan tegang serta ketakutan masih menyelimuti penghuni rumah mewah itu.

Penyerangan oleh orang tidak kenal (OTK) membuat sejumlah kaca rumah pada bagian depan dan samping kiri pecah dan hancur berantakan akibat lemparan benda keras
Tak hanya itu di lokasi kejadian juga terlihat gembok pagar patah, pintu pagar terbuat dari besi terbuka lebar, batu-batu koral dan pecahan kaca berserakan, baik diluar maupun di dalam rumah.

Sementara personil polisi dari Polsek Patumbak di Pimpin Kanit Reskrim Iptu Gindo Manurung SH yang mendapat informasi langsung meluncur kelokasi kejadian perkara (TKP), dan hal ini membuat penghuni rumah itu terlihat lega.

“Ibu tenang dan ibu bersama keluarga sudah aman. Jangan takut lagi, walaupun kejadian ini di wilayah hukum Polsek Delitua, tapi karena kami dari Polsek Patumbak dekat ke lokasi rumah ibu, maka kami yang duluan sampai dan sebentara lagi personil dari Polsek Delitua akan datang,” ujar Gindo menjelaskan kepada pemilik rumah yang terlihat masih shock.

Tak lama berselang beberapa orang pria datang, satu diantaranya memakai baju kaos putih memegang Hate yang belakangan di ketahui Kanit Ranmor Polrestabes Medan, berikutnya personil Polsek Delitua, dan Poldasu juga datang kelokasi kejadian langsung melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP).

Informasi dihimpun kru Media 24Jam, menyebutkan penyerangan itu terjadi ketika pemilik rumah sedang terlelap tidur dan terbangun setelah mendengar suara kaca pecah.
Hanan (30) anak pemilik rumah ketika di wawancarai kru Media ini mengatakan, kejadian penyerangan itu yang sangat menakutkan seisi rumah dan kejadian itu benar-benar mencekam

“Mendengar ada suara kaca pecah dan berisik suara orang, Saya sempat keluar kamar untuk melihat apa yang terjadi, namun dikarnakan takut terluka Hanan kembali kedalam kamarnya,” ujar Hanan, ibu dua anak yang mengaku takut dan shock
Dikatakannya kalau dirinya melihat kaca berpecahan akibat dilempar, tak hanya itu Hanan juga melihat kalau para pelaku masuk sambil melempari kaca dengan batu.

Masih kata Hanan menjelaskan, para pelaku ada di depan dan ada juga di samping rumah dan sebagian di pinggir jalan, melihat hal itu Hanan memutuskan untuk kembali masuk kedalam kamar.

Bahkan katanya lagi, kalau ia dan ibunya serta dua adiknya mendengar suara kaki berjalan sambil berbisik-bisik disamping sembari menarik-narik jendela kamarnya.
“Kejadian itu sangat menakutkan. Apa lagi kami di dalam rumah semuanya prempuan, cuma empat orang kami di rumah. Saya, ibu dan dua adik perempun saya, serta dua orang anak saya yang masih kecil,” jelas Hanan.

Hanan menambahkan, sepintas ia melihat kalau para OTK yang datang mengenderai kereta, sebelum masuk kehalaman rumah, mereka terlebih dahulu merusak gembok pintu pagar, selanjutnya melempari kaca rumah hingga pecah diperkirakan masih berusia remaja.

Tapi setelah mereka mendengar suara tangisan anaknya para OTK langsung pergi menuju Jalan Simpang STM, sedangkan sebelum anaknya nangis, ia dan ibunya serta kedua adiknya tidak berani bersuara.

Ditanya apa penyebab rumahnya diserang para OTK, Hanan mengaku tidak tau. Dan bahkan ketika kembali ditanya apakah keluarganya ada punya musuh atau masalah, Hanan juga menjawab, kalau keluarganya tidak pernah punya musuh baik itu kepada jiran tetangga maupun diluar.

“Setahu saya keluarga kami tidak punya musuh, baik itu kepada jiran tetangga maupun diluar,” ucapnya.

Sayangnya ketika saat akan ditanya lebih jauh lagi, Hanan keburu pergi meninggalkan awak media ini, dan terlihat Hanan memberi keterangan pada Polisi.

Sementara dari kejadian ini Hanan dan Ibunya Sahara Boru Lubis belum mengetahui apa penyebab rumahnya di serang orang tak dikenal itu.

Sedangkan pantauan terakhir personil polisi terlihat sudah mengambil keterangan pemilik rumah. Sementara kanit Ranmor Polrestabes Medan mengatakan kalau dirinya malam itu lagi tugas pawas “Tadi kita tahu ada kejadian karna malam ini saya lagi pawas,” bilangnya sembari bertanya dari mana dan setelah di jawab sang Kanit lalu tersenyum dan menganggukkan kepalanya (lin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here