Panit Reskrim Polsek Delitua Bantah Tuduhan Oknum Wartawan Online , Iptu HT Pakpahan : Malah DB Yang Memaki Saya Dengan Kata Kotor

0
684

MEDAN,(media24jam.com) – Panit Reskrim Polsek Delitua, Iptu HT Pakpahan menyangkal tuduhan oknum wartawan Media online, DB yang menyebut dirinya menantang dan nyaris menyekik oknum wartawan tersebut. Pengakuan itu diutarakannya di Kantor Media 24jam, pada Rabu (31/7) sore.

“Mana mungkin itu saya lakukan, saya pun sama wartawan Polsek Delitua bersahabat semua. Bahkan dengan oknum wartawan DB itu saya sangat akrab sebelumnya,” sebutnya Pakpahan pada Media 24jam.

Lanjut Pakpahan, bahkan katanya, kejadian ini kebalikan yang dialaminya. DB lah yang berkata tidak senonoh pada dirinya dan menantang dirinya untuk berkelahi. “Saya yang seharusnya yang tidak senang, selain saya polisi saya juga orangtua yang harus DB hargai dari sopan santun berbicara dan bersikap. Masak saya tidak tau perkara tiba – tiba dimaki dengan kata – kata kelamin. Itukan tidak mencerminkan DB itu seorang wartawan yang profesional,” ungkap Pakahan.

Perwira yang pernah menjabat sebagai Panit Reskrim Polsek Pancur Batu itu mengisahkan, kejadian yang tidak senonoh yang dialaminya itu bermula pada, Senin (29/7) pagi. Saat itu Iptu HT Pakpahan bersama anggotanya Brigadir Roby ingin melakukan pengembangan kasus pencurian ruko di Jalan Jamin Ginting. Saat mau berangkat dengan mobil Toyota Avanza, secara mendadak DB menghadang lalu mengeluarkan kata kasar mengarah Iptu HT Pakpahan yang saat itu duduk disambing supir .

“Betapa terkejutnya saya, pas saya mau lajukan mobil yang saya bawa, tiba – tiba dengan memasukan kepalanya dari pintu supir (Brigadir Roby) terus memaki – maki saya dengan perkataan konxxx. Lalu saya terkejut, saya bilang kok begitu bahasa mu, kok emosi gitu kamu. Lalu DB bilang kok dihapus video penangkapan yang dikirim personil sabhara padanya. Saya heran siapa yang menghapus kok saya yang diserangnya,” beber Pakpahan.

Keadaan itu semakin memanas kata Pakpahan, dengan emosi yang meledak – ledak, DB lalu mendekati Iptu HT Pakpahan dan terus memaki – maki. Maksud hendak menenangkan, Iptu HT Pakpahan langsung turun dari mobil langsung ditolak – tolak DB dengan maksud untuk menantang berkelahi.

“Ya ampun, untung saya saat itu bisa bersabar. Saya tau, DB memolak – nolak saya untuk memancing supaya saya memukulnya. Tapi saya tau itu tidak saya lakukan. Dan setelah itu untunglah Salsa Sembiring melerai, saat itu juga saya dan anggota berangkat ke TKP,” ungkapnya.

Iptu HT Pakpahan menyebut, perbuatan DB padanya sebagai bentuk pelecehan dan penghinaan di tubuh intitusi Polri yang saat bertugas dan dengan membuat berita dengan tidak faktanya dirinya akan segera membuat laporan.

Sementara, Brigadir Roby yang dikonfirmasi membenarkan pernyataan Iptu HT Pakpahan yang dimaki – maki dengan perkataan kotor oleh DB.

“Saya saksi bang, memang dimaki – maki dengan kata kotor komandan saya, dan saya sempat jadi ngak enak juga kok gitu ucapan Bang Barus itu. Mungkin karena ngak enak juga dengan perkataan itu komandan saya jadi turunlah dari mobil, tapi tidak ada ngapa – ngapain Bang Barus komandan itu, karena saya yang misah langsung,” ungkapnya dari seberang telepon.

Berita sebelumnya, DB wartawan media online menuding Iptu HT Pakpahan telah melakukan kasar padanya saat menanyakan video penangkapan pelaku pencurian ruko di Jalan Jamin Ginting yang diduga dihapus oleh Iptu HT Pakpahan. Menurut DB dirinya sempat nyaris dicekik dan ditantang berkehahi bahkan mau ditangkap. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here