Pasca Libur Panjang Angka Kematian Positif Covid-19 Meningkat

0
524

MEDAN | MEDIA 24 JAM

Kebijakan peniadaan mudik didasarkan pada tren kasus terkonfirmasi dan kasus kematian yang selalu meningkat pascalibur panjang.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut) Irman Oemar menyampaikan pandemi Covid-19 belum berakhir.

Saat ini, dijelaskannya, sudah terjadi peningkatan Bed Occupancy Rate (BOR) di sejumlah Rumah Sakit (RS) swasta yang telah mencapai rata-rata 70%. Sedangkan di RS Pemerintah sudah mencapai 50%. Bahkan pada dua minggu terakhir, angka kematian perhari juga kembali meningkat.

Penyebabnya karena masyarakat masih tidak patuh pada protokol kesehatan dan juga adanya kerumunan di beberapa wilayah,” katanya.

Oleh karenanya Pemerintah Provinsi Sumatera Utara meminta masyarakat untuk tetap mematuhi aturan  “tidak melakukan mudik” pada perayaan Idulfitri tahun ini, guna mencegah penyebaran Covid-19 sampai ke desa-desa.

Hal ini dikatakannya pada acara Dialog Interaktif mengusung tema ‘Tidak Mudik demi Kesehatan Bersama’ yang disiarkan secara langsung di TVRI Medan, Jumat (7/5). “Kebijakan pemerintah ini bukan tanpa dasar, marilah kita berlapang dada demi keselamatan diri dan keluarga. Pemerintah menyadari psikologis mudik ini sudah membudaya, namun kita meminta untuk dapat berpikir jernih demi keamanan kita semua,” katanya.

Irman juga menambahkan, bahwa perlu diketahui bersama, mobilitas di dalam wilayah aglomerasi hanya untuk kepentingan nonmudik. Seperti Mebidangro, walaupun operasional moda transportasi darat tetap diperbolehkan, namun untuk kepentingan mendesak dan nonmudik, dengan memperhatikan pembatasan jumlah operasional,” ungkapnya.

Untuk menyahuti aturan tersebut TNI Polri didukung unsur Pemerintah Daerah sudah melaksanakan penyekatan di tujuh pintu masuk perbatasan provinsi dan perbatasan antarkabupaten/kota.

Sementara Guru Besar Fakultas Hukum USU Prof Hasyim Purba yang juga hadir dalam dialog interaktif tersebut, meminta masyarakat untuk mematuhi aturan Pemerintah agar tidak mudik, demi mencegah penyebaran Covid-19. Hasyim mengatakan, ikhtiar yang dilakukan pemerintah sudah benar, hal ini dilihat dari kacamata hukum bahwa negara harus mengutamakan keselamatan rakyat. (fas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here