Paskah Oikumene USU Dirayakan Secara Virtual, Dr RE Nainggolan MM : Paskah Membawa Mahasiswa Kristen Semakin Terbaik

0
447
Ket photo : Tokoh Masyarakat RE Nainggolan, YSKI dr Anita, Pdt Dr Sukanto Limbong MTh, Prof Sondang Pintauli drg PhD dan lainnya diabadikan pada Paskah USU, Sabtu (10/4) di GBKP Pamen, Padang Bulan Medan.

MEDAN (Media24Jam.com) – Paskah adalah hari besar umat Kristen yang sangat luar biasa, bahkan banyak para tiolog mengatakan Paskah jauh lebih besar maknanya dengan Natal. Karena Paskah merupakan satu peristiwa keselamatan umat manusia di mana Tuhan Yesus berkorban untuk manusia.

Maka dengan Paskah segenap dosa, perbuatan-perbuatan perseteruan dari manusia harus diakhiri, sehingga dengan demikian Paskah memiliki makna yang sangat dalam.
Hal itu dikatakan Tokoh Masyarakat yang juga Alumni USU Dr RE Nainggolan MM kepada wartawan Rabu (14/4) yang kemudian menjelaskan kalau perayaan Paskah Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) 2021 sudah dilaksanakan di GBKP Pamen, Padang Bulan Medan, Sabtu (10/4) lalu dan acara tersebut terselenggara dengan sukses.
Dijelaskan, tiada mahkota tanpa salib, bahkan tiolog Jepang mengatakan bahwa salib tidak memiliki pegangan harus dipikul. Itu membuktikan bahwa kita semua harus berjuang, fokus dalam hidup kita masing-masing.
“Kita juga harus menghormati diri kita dan yang menghormati dirinya adalah orang yang menghormati diri orang lain, dan yang memegang teguh imannya adalah orang yang menghormati iman orang lain,” ungkapnya.
Di dalam perbedaan itu, maka harus bersama-sama mewujudkan satu kesatuan. Di dalam kebhinekaan harus bersatu untuk membangun Bangsa dan Negara.
Dalam hal ini harus berjuang pribadi lepas pribadi, menjadi orang-orang terbaik dalam hidupnya, terbaik dalam rangka mengabdikan dirinya kepada Bangsa dan Negara. Tetapi juga menjadi orang-orang yang senantiasa percaya kepada Tuhan sesuai iman dan percayanya.
Maka dengan Paskah semua akan terbebas dari penderitaan dosa, dengan pengorbanan Tuhan Yesus maka mahasiswa Kristen USU dapat menjadi orang-orang terbaik dalam kehidupan mereka masing-masing.
Sebelumnya Ketua PHBK Prof Dr Ir Albiner Siagian MSi dalam sambutannya mengajak mahasiswa USU menjadi mahasiswa yang tangguh, rajin dan jangan cengeng karena semua umat Kristen mahal ditebus dengan pengorbanan Tuhan Yesus.
 “Jangan karena Covid-19 ini membuat kendor cara belajar, tetapi tetap semangat dan rajin karena kita semua memiliki kompeten,” harapnya.
Sementara itu Rektor USU Dr Muryanto Amin secara virtual mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya perayaan Paskah USU. Semoga Paskah dapat meningkatkan keimanan mahasiswa.”Kita berdoa agar pandemi Covid-19 ini segera berlalu dan situasi kembali normal. Karena menjalani hidup saat ini kita harus memperkuat iman dan mental kita agar bisa melewati masa sulit ini,” harapnya.
Rektor juga mengajak mahasiswa kristiani agar tetap menjaga kebersamaan, jalin kekompakan, jangan mudah terprovokasi dan diadudomba karena perbedaan agama, tetapi tetap fokus untuk belajar.
Acara Paskah diisi ibadah yang dipimpin Pnt Tetty Aritonang, pengampunan dosa Pdt Hermanto Tarigan MTh, Renungan Paskah Pdt Dr Sukanto Limbong MTh dan doa syafaat Pdt Ance MD Sitohang SP MDiv MTh.
 Adapun tema yang dipilih adalah “Everlasting Grace of God (EGG)” subtema “Terpujilah Allah dan BapaTuhan kita Yesus Kristus, yang karena RahmatNya yang besar telah melahirkan kita kembali, oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan (1 Petrus 1:3).
Hadir dalam acara itu Koordinator Kemanusiaan YSKI dr Anita (orangtua mahasiswa), Prof Sondang Pintauli drg PhD (Ketua Panitia), dosen, pegawai dan sejumlah alumni USU, serta Paduan Suara Gabungan Mahasiswa USU.(fas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here