Poldasu Terus Didesak Percepat Proses Kasus Dugaan Pelanggaran PERDA Oleh Dirut PDAM Tirtanadi

0
493

MEDAN |MEDIA24JAM.COM-Forum Komunikasi Lembaga Swadaya Masyarakat (Forkom LSM Bersatu) kembali meminta Ditreskrimsus Polda Sumatera Utara agar mempercepat jalannya proses dugaan pelanggaran PERDA Provsu nomor 3 tahun 2018 oleh Dirut PDAM (PERUMDA) Tirtanadi, Kabir Bedi, hingga mengakibatksn perusahaan tersebut menderita kerugian mencapai puluhan miliar rupiah.

“Sudah hampir 5 bulan, tepatnya tanggal 3 September 2021 laporan kami ke pihak Krimsus, namun terkesan bak ‘tarian poco poco’, kadang terlihat maju dan kadang mundur”, tuding Indra Prasetyo, Sekretaris Bidang (Sekbid) Forkom LSM Bersatu, minggu (30/1).

Bahkan, Surat laporan itu sudah kami layangkan juga ke Irwasda, Bidpropam, serta Kapolda Sumut”, sambungnya.

Konfirmasi via sambungan WhatsApp ke salah satu penyidik Unit 2 Subdit I Indag Reskrimsus Poldasu pada Sabtu (29/1/2022) menurut Indra belum juga mendapat jawaban.

“Untuk diketahui semua pihak, Forkom LSM Bersatu akan terus mengawal persoalan ini sampai diproses sesuai hukum yang berlaku di NKRI”, tegasnya bernada kesal.

Kemudian dia menjelaskan seputar aksi damai yang seyogianya digelar pekan lalu, namun karena adanya kesepakatan intern Forkom LSM Bersatu sehingga demo tersebut ditunda dan rencananya akan dilaksanakan pertengahan Februari mendatang.

Diberitakan sebelumnya, “Soal Dirut PDAM Tirtanadi, Forkom LSM Bersatu Bakal Gelar Aksi Damai Ke Markas Poldasu”, Selasa pagi (11/1/2022).

Penanganan kasus dugaan pelanggaran PERDA oleh Dirut PDAM Tirtanadi, Kabir Bedi, yang dinilai “berjalan ditempat” mengharuskan Forkom LSM Bersatu berencana menggelar aksi damai di Mako Polda Sumatera Utara.

Hal itu diungkapkan Agus Edi Syahputra Harahap, salah seorang unsur presidium Forkom LSM Bersatu yang berasal dan sekaligus menjabat Ketua DPP LSM Sidik Perkara Sumatera Utara.

“Sudah 4 bulan lebih kami laporkan ke Ditkrimsus Poldasu, tapi status hukum Dirut PDAM Tirtanadi (Kabir Bedi) belum juga ditetapkan”, jelasnya.

Aksi damai nantinya menurut Agus bertujuan melengkapi bahan laporan Forkom LSM Bersatu ke Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kompolnas beserta pihak berkompoten lainnya di pusat.

“Jujur, rencana aksi dan menyurati Pak Kapolri tersebut merupakan bukti kurangnya kepercayaan kami terhadap institusi Poldasu khususnya Krimsus”, bebernya mengakhiri.

Sebagaimana pemberitaan, “Dirut PDAM Tirtanadi Diduga Langgar PERDA, Poldasu Terkesan Tendensius”, Jumat (07/1/2022).

Berkaitan terbitnya SP2HP tertanggal 04 Januari 2022, Sekretaris Bidang Forkom LSM Bersatu, Indra Prasetyo, aktivis senior yang merupakan utusan LSM Strategi ini kembali melakukan konfirmasi ke salah satu penyidik Unit 2 Subdit I Indag Ditreskrimsus Poldasu.

Pasalnya, SP2HP yang berisi seputar penutupan laporan konsumen kepada Ombudsman RI Perwakilan Sumut tersebut tidak ada hubungannya dengan laporan Forkom LSM Bersatu tanggal 03 September 2021 tentang dugaan pelanggaran PERDA Provsu nomor 3 tahun 2018 oleh Kabir Bedi, Dirut PDAM Tirtanadi.

“Yang kami laporkan itu kasus dugaan pelanggaran PERDA yang berakibat PDAM Tirtanadi menderita kerugian, dan BUKAN tentang kerugian konsumen atau pelanggannya”, ketus Indra.

Menurutnya, pihak Ditkrimsus Poldasu diduga sengaja mangkaburkan pokok persoalan (Pelanggaran Perda), padahal perihal maupun bukti pendukung yang terlampir dalam surat laporan Forkom LSM Bersatu itu sudah cukup jelas.

“Sekali lagi kami tegaskan, surat laporan Forkom LSM Bersatu terkait DUGAAN PELANGGARAN PERDA oleh Dirut PDAM Tirtanadi, hal ini juga yang bakal kami laporkan ke Kapolri”, pungkas Indra Prasetyo (*/lin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here