Polisi Bentuk Tim Usut Kematian Aktivis WALHI Golfrid Siregar

0
465
Aktivis WALHI Golfrid Siregar

MEDAN, (media24jam.com) – Terkait kematian aktivis yang juga kordinator kuasa hukum Wahana Lingkungan Hidup (WALHI), Golfrid Siregar, pihak kepolisian mengaku tengah membentuk tim untuk mengungkap kematian korban.

Hal itu diungkapkan Kabid Humas Polda Sumut saat dikonfirmasi melalui Kasubbid Penmas MP Nainggolan kepada wartawan, Selasa (8/10/2019).

“Saat ini kita tengah membentuk tim untuk melakukan penyelidikan terhadap kematian korban,” ucap MP Nainggolan di ruang kerjanya kepada wartawan.
Tim tersebut, lanjut dia, terdiri dari gabungan kepolisian mulai dari Polda hingga Polsek, yang menjadi TKP awal ditemukannya Golfrid Siregar.

Disinggung sejauh mana hasil penyelidikan saat ini, MP Nainggolan mengatakan tim sedang bekerja dan telah memintai keterangan beberapa orang saksi, yakni keluarga korban di Marindal, termasuk tukang becak dan orang-orang yang mengantarkan Golfrid ke Rumah Sakit.

“Kita juga sedang berupaya mencaritahu siapa yang mengantarkan korban ini ke rumah sakit. Sayangnya pihak rumah sakit tempat sebelumnya korban dikirim (Rumah Sakit Mitra Sejati), tidak mencatat identitas orang yang mengirim korban (Golfrid Siregar),” ungkap MP.

Untuk itu, perwira berpangkat dua melati emas ini juga meminta siapapun yang bisa memberikan keterangan atau bukti-bukti tambahan demi mempercepat proses pengungkapan kematian korban.

Di tempat yang sama, MP Nainggolan membenarkan jika pihaknya sudah melakukan autopsi terhadap jenazah korban, Senin (7/10/2019) malam. Namun ditanya apakah hasil autopsi telah keluar dan apakah akan dimumkan kepada publik, MP Nainggolan mengatakan bahwa hal itu merupakan wewenang penyidik.

Diberitakan sebelumnya, Golfrid yang konsen mengadvokasi kasus-kasus lingkungan ini sebelumnya ditemukan terkapar tak sadarkan diri dengan kepala luka memar pada Kamis (3/10) sekira jam 01.00 wib di bawah Fly Over Simpang Pos/Jalan Jamin Ginting, Medan.
Namun setelah 3 hari dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan, korban akhirnya meninggal dunia, tepatnya Minggu (6/10/2019) kemarin. (*/ok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here