Satpolairud Polres Karimun Gagalkan Penyeludupan 8 Orang Korban PMI

0
231

Karimun. Media 24jam.Com – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Karimun Polda Kepri dalam Operasi Bunga Seligi 2022 kembali berhasil meringkus tiga orang tersangka yang melakukan rekrumen dan pengiriman 8 orang korban calon Pekerja Migran Indonesia yang akan di berangkatkan ke Negara Malaysia secara ilegal.

Hal itu di sampaikan Kasat Airud Polres Karimun AKP. Binsar Samosir, SH, MH yang di gelar dalam konfrensi pers yang di laksanakan di Mapolres Karimun Polda Kepri.

Kapolres Karimun AKBP. Tony Pantano, SIK, SH melalui Kasat Airud Polres Karimun AKP. Binsar Samosir, SH, MH yang di dampingi dari BP2MI Kabupaten Karimun Ronal menyampaikan, ketiga orang tersangka atas nama inisial “G”, “E”, “R” alias “H” yang berhasil di tangkap oleh Satpolairud Polres Karimun adalah kelompok saling berkaitan dan mempunyai peran masing masing mulai dari perekrut PMI, penjemput dan sebagai tekong boat yang akan membawa korban ke Negara Malaysia.

“Adapun 8 orang korban dari penyeludupan PMI secara Ilegal berasal dari daerah Lombok (NTB), dimana meraka (Korban- red) akan di pekerjakan ke Negara Malaysia melalui jalur gelap tanpa mengantongi dokumen resmi.”ujar Binsar.

Untuk ke tiga tersangka Lanjut Binsar Samosir di lakukan penangkapan di dua lokasi yang berbeda antara lain tersangka inisial “R” dan “E” di tangkap di Tanjung Balai Karimun dan untuk tersangka inisial “G” di tangkap di Kota Batam yang di beck up dan berkordinasi kepada pembina fungsi Dit Polairud Polda Kepri.

Selain mengamankan tiga orang tersangka, Satpolairud Polres Karimun juga berhasil mengamankan identitas tersangka dan identitas calon korban PMI, ATM BNI dan buku rekening ya digunakan tersangka dalam menjalankan aksinya dan uang korban calon PMI yang telah di kumpulkan sebanyak Rp.32.500.000,-oleh tersangka “G” untuk di transfer ke rekening Bank BNI “R” alias “H” sebesar Rp.20.000.000.-

Kasat Airud Polres Karimun AKP. Binsar Samosir, SH, MH menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mempercayai terhadap berita atau informasih informasih bahwa bekerja di Negara Malaysia bisa dengan tanpa mengantongi dokumen resmi, dan seharusnya masyarakat juga harus melihat bahwa jalur pengiriman PMI keluar Negeri masih di tutup karena dampak Covid 19.

“Kita sudah kordinasi dengan BP2MI Kabupaten Karimun terkait dengan pengembalian ke daerah asal korban.” Tambahnya

Dari hasil perbuatan ke tiga tersangka kita kenakan pasal 81 jo 86 UU nomor 18 tahun 2017 dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara.akhiri Kasat Airud Polres Karimun AKP.Binsar Samosir, SH.MH. (J766hi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here