Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Pematangsiantar Zainal Siahaan Saksikan Peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia 2025 Oleh BI

0
45

Pematangsiantar (Media24jam.com) – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Zainal Siahaan SE MM menyaksikan Peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2025 oleh Bank Indonesia (BI). dari lantai 4 Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kota Pematangsiantar, di Jalan H Adam Malik. Pematangsiantar, Rabu (28/01/2026).

BI meluncurkan LPI 2025 dengan tema “Tangguh dan Mandiri: Sinergi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan”. Laporan ini mengulas evaluasi dan prospek ekonomi global domestik, serta pelaksanaan kebijakan BI pada 2025 dan arah bauran kebijakan pada 2026.

Gubernur BI Perry Warjiyo dalam keynote speech-nya di acara yang berlangsung di Gedung BI, di Jakarta, menyampaikan 3 hal penting, yaitu Optimisme, Komitmen, dan Sinergi (OKS). Optimisme, katanya, perlu terus dibangun dan diperkuat sehingga dapat memperkuat prospek perekonomian. Pertumbuhan ekonomi 2025 diprakirakan tumbuh dalam kisaran 4,7-5,5%, dan akan meningkat menjadi 4,9-5,7% pada 2026 dan terus naik menjadi 5,1-5,9% pada 2027.

“Stabilitas harga tetap terjaga dengan inflasi terkendali pada kisaran 2,5±1% pada 2026 dan 2027,” katanya.

Kemudian Komitmen, perlu diperkuat untuk memberikan yang terbaik bagi kemajuan ekonomi nasional,” Lanjut nya.

“Bank Indonesia berkomitmen terus memperkuat bauran kebijakan yang diarahkan untuk turut mendorong pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga stabilitas,”Tegasnya.

“Sementara itu, Sinergi juga perlu terus diperkuat untuk 5 area penting; yakni memperkuat stabilitas perekonomian; mendorong sektor riil melalui hilirisasi sumber daya alam (SDA) dan industrialisasi; memperkuat ekonomi kerakyatan; meningkatkan pembiayaan perekonomian; dan mengakselerasi digitalisasi,” Sambung nya.

Masih kata Perry, ke depan BI akan terus memperkuat sinergi dan koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dan berdaya tahan, dengan tetap waspada terhadap berbagai gejolak dan ketidakpastian serta dampak rambatannya ke perekonomian domestik.

Ia juga menyatakan Laporan ini merupakan bentuk transparansi kebijakan Bank Indonesia kepada publik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 58 ayat (7) dari UU No 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia yang telah diubah beberapa kali, terakhir dengan UU No 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

“LPI 2025 diharapkan menjadi referensi utama yang kredibel dan berkualitas tentang perkembangan dan prospek perekonomian Indonesia, sinergi bauran kebijakan nasional, dan arah bauran kebijakan Bank Indonesia,” Tutupnya.

Acara yang digelar Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar Ahmadi Rahman turut dihadiri perwakilan Forkopimda Pematangsiantar, Kapolres Pematangsiantar yang diwakili Kanit Ekonomi Ipda Martua Rajagukguk, Dandim 0207/Simalungun diwakili Mayor Inf Arjun Sidauruk, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pematangsiantar diwakili Siti Martiti Manullang, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pematangsiantar Ratna Naibaho, Kepala Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pematangsiantar Nova Juliana Sianturi, Kepala Bulog Pematangsiantar Berdian Damanik, serta sejumlah OPD Pemko Pematangsiantar.

Setelah menyaksikan Peluncuran LPI 2025 oleh BI, Wesly diwakili Zainal bersama perwakilan Forkopimda dan Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar Ahmadi Rahman serta yang lainnya menggelar High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pematangsiantar. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here