MEDAN (media24jam.com) – Sebagai upaya untuk peningkatan pelaksanaan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) bagi Peserta Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
BPJS Kesehatan Cabang Medan bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Medan, Perhimpunan Klinik dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Indonesia (PKFI) Medan dan Tim Kendali Mutu dan Kendali Biaya (TKMKB) Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan pencanangan pilot project Program Kolaborasi Mengendalikan Penyakit Kronis (Kompak) di Kota Medan Selasa (30/03/2021).
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua PKFI Kota Medan, Ameta ini diikuti oleh Puskesmas, Klinik, Rumah Sakit, Apotek dan Laboratorium Pemeriksaan yang ada di Kota Medan.
Dalam pemaparan program, Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan, Asnila Dewi Harahap menyampaikan maksud dan tujuan dari dilaksanakannya pilot project program Kompak ini adalah untuk meningkatan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS, khususnya untuk peserta yang memiliki penyakit kronis melalui integrasi kegiatan promotif, prefentif dan rehabilitative yang bekerja sama dengan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL), Apotek dan Laboratorium Pemeriksaan.
“Selama ini dalam hal pegelolaan penyakit kronis pada peserta JKN-KIS terdapat beberapa program antara lain Program Rujuk Balik (PRB) yang dijalankan oleh FKRTL. Juga ada Prolanis yang dijalankan oleh FKTP yang belum teriintegrasi satu sama lain. Melalui program Kompak inilah harapannya antara PRB dan Prolanis dapat berintergrasi sehingga pengelolaan penyakit kronis dapat lebih optimal,” jelas Asnila.
Selain pemaparan dari BPJS Kesehatan, juga ada pemaparan dari perwakilan fasilitas kesehatan antara lain dari Klinik Citra Medika, Rumah Sakit Advent dan Apotek Citra Farma.
Perwakilan Klinik Citra Medika, Yudha menyampaikan bahwa selama ini kliniknya telah menjalankan Prolanis secara aktif dan mengatakan siap untuk menjalankan Program Kompak demi pelayanan yang lebih optimal.
“Klinik Citra Medika siap untuk mendukung Program Kompak ini, apalagi nantinya melalui Program Kompak ini, komunikasi dan koordinasi antar fasilitas kesehatan dapat lebih baik lagi demi pelayanan yang optimal kepada peserta,” ujar Yudha.
Terakhir Asnila menyampaikan seperti nama programnya harapannya setiap pihak dapat kompak bekerja sama dan saling mendukung dalam pengelolaan penyakit kronis sehingga pelayanan kepada peserta dapat lebih komprehensif. (*/zul)




