Bupati Sergai Tekankan Pengamanan Nataru, Stabilitas Harga, dan Kesiapsiagaan Bencana

0
46

SERGAI | Media24jam.com – Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menghadapi tiga isu krusial menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), yakni pengamanan perayaan, stabilitas harga bahan pokok, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat memimpin Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sergai di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Sei Rampah, Senin (15/12/2025).

Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Sergai H. Adlin Tambunan, unsur Forkopimda Kabupaten Sergai, Sekretaris Daerah Kabupaten Sergai Suwanto Nasution, S.Pd., M.M., para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan instansi terkait.

Menurut Darma Wijaya, momentum Nataru selalu diiringi dengan meningkatnya mobilitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan berbagai kerawanan, baik dari sisi keamanan, lalu lintas, maupun ketertiban umum. Oleh karena itu, ia meminta jajaran TNI dan Polri memimpin langsung pelaksanaan pengamanan Nataru di seluruh wilayah Kabupaten Sergai.

Pengamanan, lanjutnya, perlu difokuskan pada gereja dan tempat ibadah lainnya, objek wisata, serta pusat-pusat perayaan Tahun Baru. Selain itu, rekayasa lalu lintas diminta disiapkan secara matang guna meminimalkan kemacetan, khususnya di jalur utama serta pintu masuk dan keluar daerah.

Bupati Sergai juga menekankan pentingnya pengaktifan posko keamanan dan pelayanan terpadu yang melibatkan unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Posko tersebut diharapkan siaga 24 jam untuk memberikan pelayanan dan respons cepat kepada masyarakat.

Dari sisi pelayanan kesehatan, Bupati menginstruksikan Dinas Kesehatan memastikan kesiapan fasilitas dan tenaga medis di seluruh posko pelayanan.

“Selain pengamanan, menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Nataru juga menjadi perhatian utama. Saya meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Dinas Pertanian melakukan monitoring intensif ke pasar dan gudang distributor guna memastikan stok bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur dalam kondisi aman dan mencukupi,” tegas Darma Wijaya.

Ia menambahkan, apabila terjadi lonjakan harga yang signifikan, perangkat daerah terkait diminta segera menggelar operasi pasar atau pasar murah sebagai bentuk intervensi nyata pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat. Aparat penegak hukum juga diminta bertindak tegas terhadap praktik penimbunan dan permainan harga yang merugikan masyarakat.

Memasuki masa transisi dan puncak musim hujan, Bupati Sergai turut mengingatkan seluruh pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam. Ia menekankan pentingnya penyusunan peta risiko bencana hingga tingkat desa dan kelurahan, serta memastikan kesiapan logistik dasar seperti bahan makanan, obat-obatan, tenda, dan perahu karet.

“Sosialisasi jalur evakuasi kepada masyarakat di wilayah rawan bencana harus terus dilakukan, disertai langkah-langkah preventif seperti pembersihan saluran air, normalisasi sungai, serta pemeriksaan infrastruktur vital yang berpotensi terdampak banjir dan cuaca ekstrem,” ujarnya.

Menutup arahannya, Darma Wijaya menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Nataru, pengendalian harga, dan kesiapsiagaan bencana sangat bergantung pada koordinasi dan komitmen seluruh unsur Forkopimda, OPD, serta para pemangku kepentingan terkait.

“Dengan kerja sama yang solid, saya optimistis kita mampu menjamin rasa aman masyarakat, menjaga stabilitas kebutuhan pokok, serta merespons cepat setiap potensi bencana,” pungkasnya. (hrp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here