Diduga Begal Pembacok 4 Jari Toke Cabai Ditangkap

0
566
PELAKU YANG DIAMANKAN

MEDAN, (media 24jam.com) – Diduga Pelaku begal yang terjadi di Jalan Ar Hakim persisnya di dekat perlintasan kereta api beberapa hari yang lalu ditangkap Polisi.

Tertangkapnya pelaku diduga terjadi di Jalan Jati III di wilayah hukum Polsek Medan Kota.
Informasi yang dihimpun berdasarkan video yang diunggah di YouTube dengan judul “3 orang pembacokan ibu Ernita sampai 4 Jarinya hilang berhasil ditangkap ini hari” terlihat dari video tersebut seorang personil telah mengamankan dua orang pelaku.

Didalam video itu yang berdurasi 3 menit 18 detik terjadi percakapan antara petugas dengan pelaku. Petugas mempertanyakan kepada pelaku sudah berapa kali melakukan aksinya. “Sudah berapa kali, jujur kau?” Kata petugas.

Kemudian pelaku menjawab baru kali ini ia melakukan tindak kejahatan. “Sekali pak,” kata salah satu tersangka yang mengenakkan jaket dan celana jeans panjang warna biru.
Kemudian petugas mempertanyakan status uang yang dimilikinya. “Kau jujur ini uang siapa?,” tanyanya. Kemudian pelaku menjawab uang tersebut hasil main judi. “Ini uang judi pak,” akunya.

Selanjutnya petugas yang memakai jaket ojek online mempertanyakan nama salah satu pelaku lainnya “Coba tanya namanya siapa,” ujar pria berbaju ojek online.
Pelaku kedua menjawab pertanyaan dengan mengatakan namanya Hendra. “Hendra Pak, Hendra Gunawan Pangaribuan Pak,” kata diduga pelaku kedua.

Kemudian tak berapa lama terlihat sebuah mobil berwarna putih datang menghampiri mereka dan membawa kedua diduga pelaku tersebut. Terlihat ada seorang diduga pelaku lainnya mengenakkan kaos warna putih sudah berada didalam mobil tersebut.

Saat dikonfirmasi Kanit Reskrim Polsek Medan Area Iptu Jhon Panjaitan S ,Sos SH, MH, mengatakan kabarnya seperti itu. “Kabarnya seperti itu,” pungkasnya, Minggu (3/5/2020). Namun hingga berita ini diterbitkan Kapolsek Medan Area belum memberi keterangan nama nama pelaku tersebut. (hadi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here