Mengenang Almarhumah Rohana Uli Siregar 4 Tahun Berpulang Ilmumu Masih Kekal

0
1002

MEDAN, (media24jam.com) – TANGGAL 6 November 2019 kemarin, tepat 4 tahun kepergian almarhumah Rohana Uli Siregar ke pangkuan ilahi. Tak terasa memang, tapi itulah waktu.

Untuk mengenang kepergian beliau, kemarin Jumat 8 November 2019, mantan karyawan dan anak didiknya yang sekarang bernaung di koran harian Media 24 Jam datang berziarah ke makamnya.

Lantunan ayat suci Al-Quran dan doa dipanjatkan kepada Allah SWT agar almarhum dilapangkan kuburnya dan diberi tempat yang terbaik disisinya. Amin.

Rohana Uli Siregar. Ya, dia wanita yang lugas, tegas dan disiplin, terlebih kepada karyawannya saat memimpin koran harian Metro 24 Jam. Meski begitu, beliau juga wanita berhati lembut. Tak bisa mendengar karyawannya mengeluh, apalagi soal dapur yang tak lagi mengepul dan anak yang tak lagi bisa minum susu.

“Beliau memang orang yang tegas. Kalau diingat ketegasannya, bikin down. Tapi, karena ketegasan dan didikannya itu pula, kita bisa berdiri sebagai jurnalis sampai saat ini. Almarhum benar-benar sosok pemimpin luar biasa,” ujar Togang Sitorus yang saat ini menjabat sebagai Pimpinan Redaksi Media 24 Jam.

Apa yang dirasakan Togang Sitorus, juga dirasakan Koordinator Liputan Media 24 Jam, Zulham Efendi. Dia tak pernah melupakan saat dirinya menghadapi masalah hukum terkait pemberitaan, Rohana Uli Siregar tak tinggal diam. Wanita ini berjuang penuh menyelesaikan persoalan wartawannya. Kendati dia harus berurusan dengan petinggi-petinggi di kepolisian.
“Bagiku, sosok Ibu Ana wanita yang luar biasa. Sampai hari ini, sejuta ilmu yang diberikannya masih kami bawa di lapangan,” kata Zulham.

Pendiri Harian Media 24 Jam, Yohannes Hutabarat (pimpinan umum) dan Marintan Siregar (wakil pimpinan umum) menganggap Rohana Uli Siregar sebagai sosok malaikat tak bersayap yang selalu hadir dalam kehidupan mereka.

“Dia (almarhum) mampu membuat kita berbuat, meski kita pikir kita tak mampu. Tapi dia memang wanita luar biasa. Semoga Tuhan menempatkannya di surga. Kebaikkannya itulah yang membuat kita merasa dia tetap hidup di hati kita, sampai saat ini,” ucap Yohannes didampingi istrinya, Marintan Siregar. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here