Terlihat beberapa sampan nelayan pencari kerang di Sungai Bedagai kembali pulang disebabkan hujan yang disertai petir.
SERGAI (Media24jam.com) – Berangkat sekitar pukul 05,00 WIB dini hari, puluhan sampan nelayan tradisional pencari kerang menuju laut yang seperti biasanya menjalankan aktivitas sehari-hari terpaksa mengurungkan niatnya, akibat cuaca pada hari Jumat (04/06/2021) pagi,terlihat sangat ekstrem.
Satu persatu sampan nelayan pencari kerang asal Desa Sei Rejo Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Sergai itu, putar arah untuk kembali pulang.
Padahal, hampir seluruh sampan nelayan pencari kerang itu sudah mendekati laut tempat ancak mereka untuk mencakar kerang terpaksa harus putar balik.
Pak Iyus (62) warga Desa Pekan Tanjung Beringin salah satu pedagang kerang mengatakan, kemungkinan hari ini dia tidak berjualan kerang, lantaran seluruh sampan nelayan pencari kerang pulang karena hujan deras disertai angin dan petir, ungkapnya.

“Menurut Pak Yus, salah satu nelayan yang ikut serta, pulangnya sampan nelayan pencari kerang itu takut, karena sering terjadi ketika hujan disertai petir nelayan disaat mencakar kerang di sambar petir dan meninggal,” ungkapnya.
Memang sudah sering terjadi kecelakaan di laut, ketika para nelayan nekat mencakar kerang disaat hujan disertai petir, saat itulah sering para nelayan tiba-tiba disambar petir dan meninggal. Oleh karenanya nelayan tradisional pencari kerang merasa trauma, ujar Pak Yus mengakhiri. (hrp)




