Pasien Corona Meninggal Bertambah Walikota Batam Terapkan Karantina Wilayah

0
1594

KEPRI, (media24jam.com) – Tercatat, dua dari tiga pasien positif virus Corona Covid-19 di kota Batam telah meninggal dunia dalam satu minggu terakhir ini. Terbaru, satu pasien Corona berstatus PDP juga telah menghembuskan nafas terakhir. Para pasien Corona ini sebelum meninggal sempat mendapat perawatan medis dan menjalani masa karantina di RSUD Embung Fatimah kota Batam. Setelah meninggal lalu di makamkan di Tempat Pemakaman Umum Sei Tamiang kota Batam.

Informasi media24jam.com di Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 kota Batam yang di ketuai Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad, menyebutkan pasien positif Corona pertama yang meningga adalah, Pendeta Sintiche Pattina Dethan (51). Allmarhum di dikarantina beberapa hari, dan akhirnya ia menghembuskan nafas terakhir pada, Minggu (22/3/2020).

Kemudian pasien kedua yang meninggal yaitu, Judi Risdianto (47). Manager di PT Bureau Beritas Indonesia (Perkapalan-red), ini juga meninggal pada, Senin dinihari (30/3/2020), Pukul 1.30 Wib

Pasien Corona lainnya yang meninggal yaitu, Vianey Magdalensia Br. Gultom (31). Dia seorang guru SD di Charitas Sukajadi kota Batam. Pasien berstatus PDP Corona ini menghembuskan nafas terakhir pada, Senin (30/3/2020) pukul 16.30 Wib.

Saat ini ada ratusan orang berstatus ODP dan PDP virus Corona di kota Batam. Untuk itu, dalam waktu dekat walikota Batam, HM Rudi SE, akan menerapkan sistem karantina wilayah diseluruh kota Batam. Langkah ini diambil untuk memutus mata rantai penyebaran wabah virus Corona Covid-19, dan mempermudah tim medis dalam memantau orang berstatus ODP dan PDP virus Corona.

Keputusan karantina wilayah ini merupakan hasil dari keputusan rapat koordinasi Forum Komunikasi Pimpimpinan Daerah (FKPD) kota Batam pada, Selasa (31/3/2020), bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kota Batam. Rapat yang diadakan di panggung dataran Engkau Putri ini juga dihadiri para tokoh agama, dan tokoh masyarakat kota Batam.

Rudi, juga mengatakan lamanya karantina wilayah ini akan berlangsung selama dua Minggu (14 hari), dan diterapkan per-kecamatan yang ada di kota Batam. Setelah nanti berlaku Karantina Wilayah, Walikota Rudi, berharap masyarakat tidak lagi melakukan aktivitas di luar rumah. Semua harus berdiam diri di rumah aja, dan tetap jaga jarak.

Selama masa karantina berlangsung, pemerintah akan memenuhi kebutuhan hidup masyarakat kurang mampu di kota Batam, yaitu pemberian sembako secara gratis. Setelah penyaluran sembako selesai, maka karantina wilayah per-kecamatan di kota Batam ini rencananya akan berlaku pada, Senin 6 April 2020. Semua wilayah karantina akan dijaga oleh TNI dan Polri. (handreass)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here