GUNUNGSITOLI (Media24jam.com) – Untuk mewujudkan komitmennya mencegah Stunting, Pemerintah Kota Gunungsitoli melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menggelar Rembuk Stunting.
Kegiatan itu berlangsung di Aula lantai ll kantor Walikota Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kecamatan Gunungsitoli, Selasa (7/6/2022) kemarin.
Ditemui wartawan, Walikota Gunungsitoli Ir. Lakhomizaro Zebua menjelaskan bahwa kegiatan Rembuk Stunting digelar dalam rangka aksi konvergensi pencegahan Stunting.
“Sebagaimana Pepres 72 Tahun 2021, Rembuk stunting merupakan tahapan yang harus dilaksanakan Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara demi menekan angka Stunting”, ujar Walikota.
Diapun berpesan, agar Kepala Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli mampu menciptakan inovasi pemenuhan gizi terhadap ibu hamil, anak, dan balita.
“Saya percaya, program ini mempengaruhi sektor non kesehatan seperti terhadap perubahan perilaku masyarakat”, kata Walikota.
Tidak lupa Walikota menginstruksikan Kepala Dinas PUTR Kota Gunungsitoli merencanakan pembangunan jamban dengan dilengkapi sanitasi air bersih di sejumlah Desa
“Perhatikan ketersedian pangan yang bergizi di tengah masyarakat. Sehingga upaya penanggulangan dan pencegahan stunting dapat optimal”, tukas Walikota. (Yos)




