GUNUNGSITOLI (Media24jam.com) Fraksi Gerindra DPRD Kota Gunungsitoli menyoroti minimnya penyerapan anggaran pada Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kota Gunungsitoli di Tahun 2021.
Hal itu disampaikan Ketua Fraksi Gerindra Kota Gunungsitoli Faeriani Zega SE, MM usai mengikuti rapat paripurna bersama dengan Pemerintah Kota Gunungsitoli, Senin (26/12/2022).
Kepada wartawan, Faeriani menyebut berdasarkan hasil laporan Pansus atas Ranperda pertanggungjawaban APBD Tahun 2021 Fraksi Gerindra menemukan minimnya penyerapan anggaran di Dinas Pendidikan dan Kesehatan.
Adapun pada Dinas Pendidikan, yakni:
1. Fraksi Gerindra mendapati penyerapan anggaran tunjangan profesi dan khusus guru daerah terpencil tidak maksimal.
2. Fraksi Gerindra berpesan, Kepala Dinas Pendidikan manajemen ulang penyerapan anggaran tersebut. Sehingga semangat guru daerah terpencil semakin meningkat dalam memberikan pendidikan kepada siswa-siswi.
3. Fraksi Gerindra berpandangan, pemerataan SDM guru tingkat SD di pedesaan belum merata. Fraksi Gerindra berharap, Tahun Anggaran 2023 pemerintah menganggarkan penyediaan atau penambahan tenaga guru.
Sedangkan pada Dinas Kesehatan, lanjut Faeriani, pihaknya menemukan minimnya tenaga dokter spesialis di Puskesmas yang melayani. Sehingga berdampak buruk terhadap peningkatan pelayanan dan penanganan pasien.
“Fraksi Gerindra berharap, pemerintah dapat menganggarkan pengadaan dokter spesialis pada APBD Tahun 2023. Sehingga pelayanan kesehatan di Kota semakin membaik dari tahun sebelumnya”, tandas Faeriani. (Yos)




