Sergai (Media24jam.com) – Sejumlah persoalan yang dihadapi masyarakat Kecamatan Tanjung Beringin mengemuka dalam kegiatan reses kelompok enam anggota DPRD Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Teluk Mengkudu dan Tanjung Beringin, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Camat Tanjung Beringin tersebut dihadiri anggota DPRD Sergai yakni Dr Hari Ananda (PPP), Khaidir (PKB), Siti Aisah (Demokrat), Jondra Purba (PDI Perjuangan), Hamidah (PDI Perjuangan), dan Robert Butar-butar (Gerindra), serta puluhan warga dan perwakilan desa.
Dalam sambutannya, Dr Hari Ananda menegaskan bahwa anggota DPRD siap menampung dan memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat.
“Kami sebagai wakil rakyat siap menerima dan menyampaikan seluruh keluhan masyarakat kepada pemerintah. Jangan sungkan menyampaikan persoalan yang ada, baik terkait infrastruktur maupun kebutuhan lainnya,” ujar Hari Ananda.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan Program Sekolah Rakyat yang merupakan program pemerintah pusat. Menurutnya, warga yang ingin mendaftarkan anaknya dapat berkoordinasi dengan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Dalam sesi dialog, Kepala Dusun II Desa Nagur, Nazaruddin, kembali mengangkat persoalan Jembatan Nagur yang kondisinya dinilai sangat memprihatinkan dan membahayakan pengguna jalan.
“Jembatan ini sudah sering memakan korban, terutama anak-anak sekolah. Usulan perbaikan sudah berulang kali disampaikan setiap ada reses anggota dewan, tetapi hingga kini belum juga terealisasi,” keluhnya.
Selain persoalan infrastruktur, perwakilan Koramil 11/TB, Sertu Peris Panggabean, menyoroti meningkatnya jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kecamatan Tanjung Beringin.
Menurutnya, sejumlah ODGJ bahkan telah beberapa kali dirujuk ke Rumah Sakit Sultan Sulaiman Sei Rampah. Namun, jumlah ODGJ di wilayah tersebut masih terus bertambah.
“Kami berharap ada solusi konkret dari pemerintah daerah dan DPRD untuk mengatasi persoalan ini. Bahkan beberapa kali ditemukan ODGJ meninggal dunia,” ungkapnya.
Sorotan lain datang dari Nek Nurbaiti (72), warga Desa Pekan Tanjung Beringin. Dengan tegas ia meminta pemerintah dan aparat penegak hukum lebih serius memberantas peredaran narkoba yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.
“Anak-anak kita sudah banyak yang menjadi korban narkoba. Kami berharap masalah ini menjadi perhatian serius,” katanya.
Menanggapi keluhan tersebut, anggota DPRD Sergai, Khaidir, menyatakan komitmennya untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna mencari solusi atas persoalan narkoba yang dikeluhkan warga.
“Kami akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar persoalan peredaran narkoba ini dapat ditindaklanjuti secara serius,” tegasnya.
Kegiatan reses turut dihadiri Sekretaris Camat Tanjung Beringin Mindo Hasanauli, S.Pi, Korwil Pendidikan Firman Ginting, perwakilan Polsek Tanjung Beringin, Plh Danramil 11/TB Kapten Inf Ronald Ginting, para kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Melalui reses tersebut, masyarakat berharap berbagai persoalan yang selama ini menjadi keluhan, mulai dari infrastruktur, penanganan ODGJ hingga pemberantasan narkoba, dapat segera mendapat perhatian dan solusi nyata dari pemerintah daerah.(hrp)




