Segini Jumlah Alfamart & Indomaret di Batam – Pedagang Kecil Menjerit !

0
962

KEPRI, (media24jam.com) – Ketua DPRD kota Batam, Nuryanto, SH,.MH, didampingi Wakil Ketua I dan komisi III mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait jumlah usaha ritel Alfamart dan Indomaret yang semakin menjamur di kota Batam. Dengan jumlah mencapai ratusan lokasi yang telah tersebar hingga sampai ke tingkat RT/ RW di permukiman warga, sehingga berefek kematian usaha kecil secara masiv di kota Batam.

Dalam RDP yang digelar pada Senin (22/6/2020), Ketua DPRD kota Batam, Nuryanto SH,MH, mengaku sengaja tidak mengundang pihak Alfamart dan Indomaret. Menurutnya, RDP ini atas pengaduan dari Forum Pengusaha Pribumi Indonesia (Forpri) yang meminta kejelasan dari instansi berwenang di pemko Batam terkait pengeluaran izin dan pengawasan Alfamart dan Indomaret di kota Batam.

“Jadi disini kita hanya menjembatani sesuai dengan tupoksi DPRD. Menghubungkan aspirasi masyarakat kepada pemerintah. Jadi sekarang kita mengundang Dinas Penanaman Modal (DPM)-PTSP, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Disperindag, lalu Kadin kota Batam,” papar Nuryanto.

Dia juga mengungkapkan, persoalan Alfamart dan Indomaret ini bukan saja dikeluhkan oleh para pedagang kecil di kota Batam, namun juga telah terjadi di hampir semua daerah di Indonesia. Dalam RDP ini, Nuryanto, juga mendesak pemko Batam untuk membuka data jumlah ritel Alfamart dan Indomaret yang saat ini sangat di keluhkan para pedagang kecil seperti yang disampaikan Forum Pengusaha Pribumi Indonesia.

Sementara itu, setelah didesak akhirnya Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) selaku yang mengeluarkan semua terkait perizinan usaha di kota Batam mengaku, hingga tahun 2015 sampai 2019 ada 194 Indomaret dan 167 Alfamart. Dan pada tahun 2020 tidak ada lagi penambahan ritel untuk kedua jenis usaha minimarket tersebut. Disebutkan juga, ada 18 yang telah merelokasikan tempat dan perpanjangan izin yang sudah mati.

Dalam kesempatan ini, Forum Pengusaha Pribumi Indonesia minta agar pemko Batam tegas untuk menghidupkan usaha kecil dan menengah masyarakat kota Batam. Dari catatannya, ada ribuan pedagang yang menjerit oleh sebab terdampak pandemi Virus Corona Covid-19. Hal itu diperparah dengan menjamurnya Alfamart dan Indomaret yang beroperasi hingga sampai kepelosok permukiman warga. Hal ini tentunya sangat berefek buruk terhadap berlangsungnya usaha kecil di masyarakat. Untuk itu, Forpri menegaskan kepada pemko Batam untuk mengevaluasi dan mengawasi keberadaan Alfamart dan Indomaret di kota Batam. (handreass)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here