Tuntut Sewa Rumah, Warga Pengungsi Gunung Sinabung Datangi Kantor Bupati Karo

0
237

 

TANAH KARO  | MEDIA 24 JAM.

Puluhan warga Desa Sigarang-garang  Kecamatan Naman Teran pada hari Kamis (29/4) datangi Kantor Bupati Karo, Jalan Letjen Jamin Ginting, Kabanjahe.

Puluhan warga itu ialah pengungsi Gunung Sinabung yang menuntut sewa rumah dan sewan lahan yang belum diterima.

Sesampainya di Kantor Bupati Karo, warga langsung disapa dan diterima oleh Sekdakab Karo Drs Kamperas Terkelin Purba MSI bersama Plt Kalak BPBD Natanail Perangin – angin.

Dipertemuan itu, salah satu perwakilan warga bermarga Ginting mengatakan tujuan mereka mendatangi kantor Bupati untuk mempertanyakan dan menuntut  sewa rumah dan sewa lahan yang hingga saat ini belum diterima sama sekali.

Padahal sudah lebih tiga bulan warga tak kunjung menerima, yang terakhi diterima sekitar bulan Oktober 2020 lalu.

“Kami akan tunggu seminggu lagi, apa solusi yang akan di berikan Pemda Karo kepada kami,” ujar Ginting.

Disambungnya lagi, warga Desa Sigarang- Garang, Kecamatan Naman Teran berjumlah 450 kepala keluarga untuk sewa rumah dan sewa lahan besarnya berkisar  6,4 juta rupiah per tahun. Untuk itu kami minta kepada Pemkab Karo agar segera untuk mencairkan sewa rumah dan sewa lahan secepatnya agar kami dapat nyaman hidup,”Ujarnya.

Sementara Plt. Kalak BPBD Natanail Perangin-angin kepada wartawan mengakui ada pengungsi Sinabung dari desa Sigarang-garang yang datang ke kantor Bupati.

“Mereka menuntut percepatan relokasi tahap 3 dan penuhi sewa lahan dan sewa rumah. Adanya  tuntutan warga desa Sigarang Garang, Pemkab Karo sudah t berupaya dan  bermohon kepada BNPB untuk perpanjangan sewa lahan pada bulan Februari 2021 lalu

 Untuk selanjutnya kita akan membuat surat susulan kembali ke BNPB guna  mempercepat pengadaan lahan usaha tani di Siosar ,” ujar Natanail.

Begitu juga dikatakannya masalah relokasi tahap 3 sampai saat ini belum ditempati, rumah relokasi itu mengalami kendala terkait klaim warga sekitar terhadap  lahan usaha tani yang peruntukanya untuk pengungsi “Jelasnya (Ton)

Baca ini juga :  Perluasan Digitalisasi Layanan Kesehatan Program JKN-KIS Sangat Dibutuhkan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here