LABUHAN DELI (media24jam.com) – Acara Kajian Islam dan pelantikan Remaja Masjid Al Amal yang akan dihadiri oleh Ustadz kondang Abdul Somad, LC MA di Masjid Al Amal Gg Amal, Kampung Banten, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli mendadak gagal. Diduga itu karena panitia melanggar protokol kesehatan.
Hal itu dibenarkan Kepala Satuan (Kasat) Intelkam Polres Pelabuhan Belawan AKP Syahrial Efendi Siregar, SH saat dikonfirmasi, Rabu (6/1/21) malam.
AKP Syahrial menjelaskan, kehadiran ustadz Abdul Somad ke masjid Al-Amal untuk mengisi acara kajian Islam dan pelantikan pengurus remaja masjid di gang amal, Kampung Banten, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli.
“Pantauan di lokasi kegiatan, terlihat Jema’ah telah berkumpul di 2 (dua) lokasi yaitu di dalam Mesjid Al Amal berjumlah sekitar 100 orang dan di lapangan terbuka depan Mesjid Al Amal dengan menggunakan layar berjumlah 600 orang dan para jemaah yang hadir melanggar protokoler kesehatan dengan tidak menerapkan Phsyical distancing,” terangnya.
Melihat kondisi tersebut, Tim Gugus Tugas Covid 19 bersama Polres Pelabuhan Belawan menghimbau kepada pihak Panitia dan pengurus BKM Mesjid Al Amal agar kegiatan dibubarkan karena tidak mematuhi Protokol Kesehatan dan khawatirkan akan menimbulkan Claster Baru Penyebaran Covid 19.
Atas himbauan tersebut, sekira jam 21.20 Wib Tim panitia yang disampaikan Ketua panitia Dr Fuji Ramadi MA dan Ketua BKM Kustanto Suharto, SPd mengumumkan kepada para jemaah dikarenakan situasi yang tidak memungkinkan adanya pantauan dari Tim penghubung Ustadz Abdul Somad LC MA di Mesjid Al Amal para jemaah melanggar protokoler kesehatan.
“Maka Ustadz Somad tidak bisa hadir memberikan ceramah kajian Agama Islam dan berharap masyarakat dan jema’ah untuk membubarkan diri,” katanya.
Kemudian sekira jam 21.30 Wib para jemaah membubarkan diri dengan tertib. (hen)




