TANAH KARO MEDIA 24 JAM
Seringnya terjadi banjir jika hujan turun di Jalan Let Jen Jamin Ginting Desa Raya Kecamatan Berastagi, tepatnya di depan Hotel Swite Pakkar. Hal ini megakibatkan terjadi kemacetan dikarnakan genagan air dibadan jalan.
Untuk meminimalisir, saluran air di sepanjang pinggir jalan itu, kini sedang dipasang box culvert (Saluran air) dan dilakukan pengerjaannya dengan menggunakan alat berat, tujuannya agar genangan banjir tidak terjadi lagi jika hujan turun dan masyarakat pun tidak lagi mengeluhkannya.
Keluhan dari masyarakat itu sering melontarkan kata-kata, bahwa Pemkab karo tidak peduli atas genangan air di badan jalan itu, kenapa tidak diperbaiki dan lebih parahnya lagi, para nitizen memposting lokasi tersebut di Media Sosial dengan latar orang sedang memancing ikan dan postingan tersebut seolah-olah Pemkab Karo tidak peduli dan bertanggung jawab.
Padahal lokasi banjir ini bukan ranah dan kapasitas kewenangan Pemkab Karo, sebab ini adalah tanggung jawab dari wilayah Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) II Medan.
Disela-sela Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH. MH melakukan pemantawan pemasangan box culvert (Saluran air) yang dikerjakan oleh BPPJN Medan, Jumat (4/12) sekira jam 10:30 wib, salah satu warga Desa Raya, Juli Beru Karo mengatakan, “Terimaksih Pak Bupati, walapaun sering dibuly dan dikritik saat banjir melanda seputaran Swite Pakkar dan Takasima ini, tapi Bapak tetap saja dingin menanggapinya.”
“Dimana selama ini masyarakat mengeluhkannya jika terjadi banjir dibadan jalan ini, namun usulan yang bapak sampaikan ke pihak BPPJN Medan akhirnya terwujut dan pengerjaanya sedang dilakukan.” Ucapnya.
Sementara, Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH, MH didampingi Kadis PUPR Edward Pontianus Sinulingga, Kadis Perkim Paksa Tarigan, Kabid Bina Marga PUPR Hendra Mitcon Purba, Kabid Bapeda Efanlit sembiring, mengatakan “Pihak BPPJN II Medan, pastikan yang berdekatan dengan rumah warga terkait kedalaman pemasangan box curvert, harus usai. Jangan pasang box curvert jika belum kordinasi dengan pemilik rumah yang akan dipasang, agar tidak terjadi kebanjiran lagi” Harap Terkelin.
Menyikapi hal tersebut, Anif selaku pelaksana pengerjaan proyek dilapangan menyebutkan, “Sejak awal kita tetap berkoordinasi dengan masyarakat setempat. Kedalaman box culvert dari Swite Pakkar 1 meter sampai kedalaman 3.20 meter ini yang kami upayakan agar apabila hujan turun box curvert dapat menampung debet air. Hal ini kami pastikan tidak akan ada lagi air meluber dari parit hingga kejalan raya dan kepemukiman penduduk.”Ujarnya. (Ton)




