
KEPRI I media24jam.com – Viral !, Judi Gelper di kota Batam-Provinsi Kepri di sebut-sebut ikut menyetor ke jaringan Konsorsium 303 Jakarta. Kabar ini bukan rahasia umum lagi dan telah viral di berbagai media sosial.
Dari berbagai sumber media24jam.com, puluhan lokasi Gelanggang Perjudian Elektronik (Gelper) yang bertebar di kota Batam memang telah lama beraktivitas dengan bebas tanpa ada tindakan hukum. Belakangan di ketahui, kebal hukum Gelper di kota Batam ternyata memiliki keterkaitan di Konsorsium 303 sebagai pembeking.
Baca Juga: Bandar Judi Elektronik New Game dan Gelper Billiard Centre Diduga Masih Satu Jaringan
Timsus bentukan, Kapolri Jendral Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, saat ini masih mendalami kasus pembunuhan berencana yang di alami, Brigadir Polisi Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).
Sinyal keterkaitan judi Gelper dengan jaringan Konsorsium 303 sudah terasa sejak Kapolri membentuk timsus Mabes Polri mengusut kasus pembunuhan berencana yang dialami Brigadir J sebagai korban. Saat itu aktivitas belasan Judi Gelper kelas kakap di kota Batam tutup secara serentak, sekitar tanggal 12 Agustus 2022 lalu.
Kabar beking judi yang yang di duga melibatkan sejumlah oknum Polri yang viral membuat gerah, Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Diapun langsung bergerak cepat dengan memerintahkan jajarannya untuk memberantas segala bentuk permainan Judi baik Online maupun darat yang beraktifitas di seluruh Indonesia. Dalam keterangannya pada Kamis (18/8/2022), Kapolri juga mengancam akan mencopot Kapolda maupun Kapolres di daerah jika terbukti melindungi perjudian.
Judi Gelper di kota Batam terlibat konsorsium 303 viral di media sosial. Pada diagram berbentuk PDF yang viral tertulis dengan judul Konsorsium 303. Juga di sebut sejumlah pejabat Polri di Jakarta. Ada juga nama warga sipil yang mengkoordinir setoran daerah.
Pada diagram viral itu ada beberapa nama pejabat Polri dan warga sipil yang bertugas mengkoordinir setoran judi dari berbagai wilayah di Indonesia. Berikut daerah yang di sebut sebagai konsorsium daerah yang di pimpin Konsorsium 303 Jakarta.
Baca juga: Judi Gelper Menyesatkan Masyarakat
Diantaranya: konsorsium Jabar, Konsorsium Jambi, Konsorsium Sumut. Lalu ada konsorsium Jakarta, konsorsium Jatim, konsorsium Surabaya, konsorsium Batam. Pada diagram viral tersebut juga menjelaskan alur setoran judi dari kosorsium daerah hingga ke konsorsium 303 puncak.
Nah, untuk setoran konsorsium kota Batam di koordinir oleh seorang warga sipil bernama, Akiang. Seluruh tempat judi di kota Batam, termasuk judi Gelper kelas kakap harus setor kepada, Akiang. Lalu setoran tersebut di alirkan ke oknum pejabat Polri di Jakarta. Selanjutnya setoran di alirkan ke pimpinan pusat Konsorsium 303.
Meski diagram viral itu di ragukan kebenarannya oleh sejumlah pihak, namun Kapolri Jendral Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, berpendapat lain. Saat Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi III DPR RI pada Rabu (24/8/20220), Kapolri mengatakan secara tegas akan mendalami isi dari diagram viral yang saat ini sedang menjadi perhatian publik. Bahkan Kapolri Listyo Sigit mengaku tidak segan untuk mencopot dan mempidanakan anggotanya jika terbukti benar terlibat dalam perjudian.
Di lain tempat, Diagram konsorsium 303 yang viral di media sosial itu mengundang perhatian para aktivis. Salah satunya mantan aktivis 98, Deolipa Yumara, yang kini berprofesi sebagai pengacara.
Pada salah satu acara stasiun televisi, Deolipa Yumara, tidak meragukan isi diagram viral berjudul Konsorsium 303 itu. Dia menduga diagram itu di sebar oleh operasi intelijen.
Menurutnya, yang ada di isi diagram itu tidak di pidanakan. Tetapi setidaknya diagram tersebut bisa menjadi acuan Kapolri untuk mendalami kebenaran keterlibatan para pejabat Polri yang terlibat perjudian. Deolipa juga menegaskan agar Kapolri harus mencopot siapa saja pejabat Polri yang terlibat jika memang isi diagram viral itu terbukti benar. (Handreasseru)
Artikel Lainnya:



