Wali Kota Medan Tutup Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan II, Rico Waas: Ilmu Harus Digunakan untuk Pengabdian kepada Masyarakat

0
59

MEDAN | Media24jam.com – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi menutup Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Medan yang difasilitasi oleh BPSDM Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula BBPPMVP-BBL Medan, Jalan Setia Budi, Kecamatan Medan Helvetia, Senin (15/12/2025).

Dalam sambutannya, Rico Waas menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan menekankan agar ilmu serta kompetensi yang diperoleh selama pelatihan dapat dimanfaatkan secara optimal, tidak hanya untuk pengembangan diri, tetapi juga untuk pengabdian kepada masyarakat.

“Hari ini Bapak dan Ibu telah menyelesaikan pelatihan. Ilmu yang didapat harus digunakan untuk pengabdian bagi masyarakat,” ujar Rico Waas di hadapan 39 peserta yang dinyatakan lulus.

Rico Waas menegaskan bahwa pelatihan kepemimpinan ini bukan sekadar formalitas, melainkan investasi penting dalam pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN), khususnya di lingkungan Pemko Medan.

“Apabila masyarakat dapat merasakan kepemimpinan saudara, suara itu pasti akan sampai kepada saya. Pelatihan ini menjadi modal penting untuk menjaga eksistensi karier sekaligus pembuktian kinerja di Pemko Medan,” katanya.

Secara khusus, Rico Waas juga meminta agar makalah maupun program yang telah disusun oleh para peserta selama pelatihan dapat diintegrasikan ke dalam program kerja Pemerintah Kota Medan.

“Program yang telah disusun akan saya masukkan ke dalam program kerja saya. Mudah-mudahan dapat membawa kebaikan dan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya, menegaskan komitmen untuk menyerap ide-ide baru dari ASN Pemko Medan.

Sebelumnya, Kepala BKPSDM Kota Medan Subhan Fajri Harahap dalam laporannya menyampaikan bahwa Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan II dilaksanakan melalui lima agenda pembelajaran, yakni Kepemimpinan Pancasila dan Bela Negara, Kepemimpinan Pelayanan, Pengendalian Pekerjaan, Aktualisasi Kepemimpinan, serta Orientasi Program dan Evaluasi Pembelajaran.

“Metode dan strategi pembelajaran yang diterapkan bersifat variatif, meliputi pembekalan materi, diskusi, pemutaran film pendek, coaching, mentoring, studi kasus, hingga studi lapangan,” jelas Subhan.

Ia menambahkan, jumlah peserta pelatihan sebanyak 40 orang, dengan durasi pelaksanaan selama 104 hari atau setara dengan 905 jam pelajaran.

Penutupan pelatihan kepemimpinan ini turut dihadiri Kepala Balai Besar Pengembangan Penjamin Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Bangunan dan Listrik Medan Rasoki Lubis, perwakilan Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Utara Ilham Fadli Harahap, para asisten, pimpinan perangkat daerah, serta para camat di lingkungan Pemko Medan. (*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here