Walikota Batam Digoyang Isu “HOAX”

0
1468

KEPRI, (media24jam.com) – Sejak memasuki tahun 2020 hingga berita ini diketik, nama Walikota Batam, HM Rudi SE, sangat populer di bicarakan masyarakat kota Batam. Meski dihujani kritikan terkait persoalan UWT BP Batam dan Batam bersepeda nama, HM Rudi SE, semakin melekat di hati masyarakat kota Batam.

Kabar terbaru nama Walikota Batam, HM Rudi SE, kembali populer. Kali ini bukan lagi soal hujan kritikan, namun persoalan isu “HOAX” yang dihembuskan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Isu itu berupa ancaman terhadap perangkat RT/ RW terkait kegiatan Safari walikota dan wakil walikota Batam di fasum perumahan Taman Raya Batam kota.

Bermula dari surat undangan yang dilayangkan pihak Kelurahan Belian kecamatan Batam kota. Dalam kertas undangan itu, pihak kelurahan menyampaikan dan mengajak perangkat RT dan RW serta tokoh masyarakat setempat untuk menghadiri acara Safari Walikota Batam, HM Rudi SE. Kegiatan ini dinilai sangat penting.

Adapun jadwal acara tersebut pada Selasa 21 Januari 2020, yang dimulai pukul 19.30 WIB bertempat di fasum perumahan Taman Raya tahap IV, RW 42 Batam kota. Kegiatan safari bertajuk menyerap aspirasi masyarakat yang di wakili oleh perangkat RT/RW serta tokoh masyarakat setempat itupun berjalan sukses hingga selesai.

Namun di hari berikut, tepatnya, Rabu (22/1/2020), surat undangan tersebut viral dan banyak di bicarakan masyarakat kota Batam. Pasalnya, pada surat undangan tersebut tertera tulisan tangan bernada ancaman bagi RT dan RW yang tidak hadir saat kegiatan safari walikota dan walikota Batam.

Tulisan tangan berisi isu “HOAX” tersebut berbunyi: Diharapkan hadir, karena akan di absen dan RT/ RW bagi yang tidak hadir, tidak akan dilayani adm surat menyurat.”

Sementara itu, Walikota Batam, HM Rudi SE, sepertinya tidak ingin menanggapi isu “HOAX” tersebut. Buktinya, hingga kini, Rudi, tidak mau melakukan pernyataan resmi terkait kabar tak sedap itu. Namun sejumlah tokoh masyarakat di kota Batam memastikan kabar ancaman kepihak RT/ RW itu adalah “HOAX”.

Dari fisik dan isi NB pada surat undangan tersebut sangat ganjil. Surat undangan itu hanya berupa foto copy. Dan isi ancaman itupun sangat janggal karena memakai tulisan tangan. Jadi dapat dipastikan ini adalah isu “HOAX” yang dihembuskan oleh seseorang yang menginginkan sesuatu.

“Ada yang ingin menggoyang pak wali dengan memakai kabar Hoax. Seperti inilah yang dinamakan Black campagin. Ingin berharap sesuatu dengan cara yang tidak sehat,” kata seorang tokoh masyarakat di Nagoya yang tidak ingin ditulis namanya, Kamis (23/1/2020). Lanjutnya, hingga saat ini sebagian besar masyarakat kota Batam tetap solid mendukung kepemimpinan, HM Rudi SE. Bahkan telah didukung penuh untuk melanjutkan kepemimpinan kota Batam hingga tahun 2025.

“Pak Rudi itu titipan tuhan, ia ditugaskan memimpin masyarakat dan membangun kota Batam. Hasil kerja beliau nyata dan sudah tampak jelas dihadapan kita. Meski masih ada kekurangan dan keterbatasan. Dia itu hanyalah manusia yang di beri amanah. Mana ada di dunia ini ada seorang manusia yang sempurna. Untuk menyempurnakannya, maka marilah kita mendukung beliau untuk memimpin kota Batam ini. Catat ya, pak Rudi itu yang terbaik dititipkan tuhan untuk mendampingi masyarakat di kota Batam ini,” ujar tokoh masyarakat tersebut. (handreass)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here